Jangan memahitkan hidup dengan mengumbar cerita miring di masa lalu
Redaksi TheHOPE.id menyarikan serta menyeleksi berita dari berbagai sumber yang dapat dipercaya seperti REUTERS, dan bagikan untuk Anda dengan harapan belajar akan kehidupan ini. Harian Kompas, Minggu (15/1/2023) publik Eropa, Amerika dan Kanada secara khusus Inggris dibuat tersentak dengan ceritera yang blak-blakan pangeran Harry soal sisi-sisi kehidupan pribadinya dan Kerajaan Inggris melalui bukunya berjudul Spare. Buku “Spare” dari Pangeran Harry dalam versi Spanyol sudah dijual, beberapa hari sebelum tanggal penerbitan resminya.
Mengutip Reuters, Jumat, buku itu mengungkapkan detail mengenai hubungan Harry dangan ayahnya, Raja Charles, kakaknya, Pangeran William, dan anggota kerajaan Inggris lain yang belum pernah dipublikasikan. Seperti yang sudah-sudah, juru bicara untuk Charles Memoar Pangeran Harry “Spare” telah menjadi buku non-fiksi dengan penjualan tercepat di Inggris, kata penerbit buku Penguin Random House pada Selasa (10/1) waktu setempat.
Menurut penerbit itu, sejauh ini buku “Spare” telah terjual 400.000 eksemplar dalam format hardback, ebook, dan audio. Catatan ini didasarkan pada penjualan di Inggris.
“Kami selalu tahu buku ini akan ‘terbang’ tetapi rupanya melebihi ekspektasi yang kami harapkan,” kata Managing Director Transworld Penguin Random House Larry Finlay dalam sebuah pernyataan, mengutip Reuters yang disiarkan Selasa (10/1) waktu setempat dan William menolak berkomentar.
Buku tersebut telah menarik perhatian di seluruh dunia karena mengungkap tuduhan Harry tentang ayahnya, Raja Charles; ibu tirinya, Camilla; dan kakak laki-lakinya, Pangeran William. Bagi tradisi yang ketat seperti kerajaan Inggris yang menjunjung tinggi tata aturan rumah tangga keluarga kerajaan hal yang dilakukan pangeran Harry adalah hal tercela, meski pernah terjadi dalam kasus lain ketika hal kelam mendiang putri Diana almahum.
Pertengkaran dengan William
Harry mengatakan William, penerus tahta, memukulnya hingga jatuh ke lantai pada 2019. Saat itu mereka berargumen tentang istri Harry, Meghan Markle. William menyebut aktris Amerika itu “sulit”, “tidak sopan”, dan “kasar”, tulis Harry.
Gara-gara pukulan William, Harry jatuh dan menimpa mangkuk anjing yang kemudian retak akibat bobot tubuhnya. Harry mengaku dia menolak tantangan William untuk balas memukul dan kemudian kakaknya meminta maaf atas insiden tersebut. Pertengkaran ini menjadi perhatian public Inggris yang menjaga nama baik keluarga kerajaan.
Camilla
Harry sangat mencintai mendiang ibunya yang meninggal agar pangeran Charles tidak menikahi Camila Parker. Harry dan William meminta ayahnya untuk tidak menikahi Camilla Parker-Bowles yang kini menjadi pasangan Charles. Namun, pada akhirnya Harry menulis dia dan William akhirnya mendoakan pernikahan kedua ayahnya diwarnai kebahagiaan dan bersimpati atas hubungan mereka.
Memakai kostum Nazi
Harry mengklaim dia didorong oleh Pangeran William dan Kate untuk memakai kostum Nazi ke pesta kostum pada 2005, momen yang disebut Harry “salah satu kesalahan terbesar dalam hidupku.”
Rumor anak hasil perselingkuhan
Akibat kegilaan para wartawan yang melakukan paparazi (fotografer yang sering membuntuti orang terkenal) dan kegiatan jurnalis yang hanya mencari berita sensasi yang belum tentu ada kebenarannya terhadap keluarga kerajaan Inggris, khususnya mendiang putri Diana. Akibatnya rasa tertekan terus menghantui pangeran Harry. Harry membantah rumor media bahwa dia adalah anak hasil perselingkuhan antara Putri Diana dan Mayor James Hewitt, juga bahwa ayahnya sering bergurau tidak tahu siapa ayah kandung Harry. Menurut sang pangeran, rumor itu tidak masuk akal karena ibunya baru bertemu Hewitt jauh setelah dia lahir.
Pertengkaran terkait tempat pernikahan
Harry mengklaim kerajaan menunda tanggal dan lokasi pernikahannya dengan Meghan. Ketika meminta saran dari kakaknya tentang kemungkinan menikah di Westminster Abbey atau Katedral St.P Paul, William mengatakan Harry tidak bisa menikah di sana karena itu sudah jadi lokasi pernikahan Charles dan Diana juga William dan Kate.
William mengusulkan kapel di dekat rumah Charles di Highgrove House, Inggris. Akhirnya Harry dan Meghan menikah di Kapel St. George, Kastil Windsor, pada Mei 2018.
Obat terlarang
Harry mengaku pernah ditawari kokain saat berusia 17 tahun di rumah seseorang. Dia mengonsumsi obat terlarang beberapa kali, meski dia menegaskan laporan media bahwa dia pencandu obat terlarang tidak benar dan Harry tidak menikmatinya.
“Rasanya tidak menyenangkan dan tidak membuat saya bahagia seperti yang dirasakan orang lain, tapi itu membuat saya merasa berbeda, dan itulah tujuan utama saya.”
Harry juga mengaku, saat masih sekolah di Eton College, dia sering merokok ganja di kamar mandi di kediamannya sementara polisi Thames Valley yang jadi pengawalnya, berpatroli di luar gedung.
Bertemu peramal
Harry mendeskripsikan pertemuan dengan perempuan yang punya “ilmu” yang mengatakan dia bisa merasakan spirit Putri Diana. Harry mengatakan perempuan itu direkomendasikan oleh teman-temannya, meski Harry sangsi, saat dia baru duduk “saya merasa ada energi di sekitarnya.”
“Ibumu mengatakan kau menjalani hidup yang tak bisa ia lalui, hidup yang ia inginkan untukmu,” Harry mengutip apa yang diucapkan perempuan itu.
Akibat terbitnya buku Spare
Pangeran Harry menolak berjanji datang ke penobatan ayahnya, Raja Charles, berdasarkan cuplikan wawancara dengan ITV mendatang. Harry mengatakan tutup mulut soal masalahnya dengan keluarga kerajaan Inggris juga takkan membantu.
Saat ditanya apakah ia akan menghadiri penobatan jika diundang, Harry mengatakan: “Ada banyak hal yang terjadi dulu dan sekarang. Tapi, pintu selalu terbuka, sekarang bola ada pada mereka.”
“Saya tidak paham bagaimana bersikap diam bisa membuat hal lebih baik,” kata Harry.
Saat ditanya tentang reaksi William tentang kritik dari Harry sejak mundur dari tugas kerajaan pada 2020, Harry menjawab: “Dia mungkin bicara macam-macam.”
“Ada banyak yang harus didiskusikan dan saya harap mereka mau duduk bersama dan membicarakannya,” kata Harry dalam wawancara, dikutip oleh Reuters.
Pemikiran pembeli buku Spare
“Saya tahu mungkin beberapa hal yang dia katakan telah membuat orang lain salah paham. Dan saya tahu, pasti, ada banyak orang yang beranggapan bahwa dia tidak seharusnya mengatakan hal-hal yang dia katakan, tetapi saya yakin Harry harus diberi kesempatan untuk mengatakan apa yang ingin dia katakan,” kata Lai Jiang, seorang pembeli lain yang membeli buku tersebut di Singapura.
Buku Spare harus menjalani editing yang tidak mudah sehingga hamper separuh halamannya yang kini berjumlah 400 halaman.
Bagaimana dengan para pembaca thehope.id yang juga memiliki keluarga, masihkah menutupi-nutupi kisah yang miring dimasa lalu? Bisa jadi akan membesar menjadi bola liar yang bisa merobohkan tiang rumah tangga yang dibangun jika tidak segera diselesaikan.(red)