Sinode Gereja Isa Almasih

Pemberdayaan Wanita Gereja: Pelatihan Merangkai Bunga dan Fellowship PWK GIA Daerah IV di Klaten

Klaten, 25 Juli 2025 Persekutuan Wanita Kaum (PWK) Gereja Isa Almasih (GIA) Daerah IV menggelar acara Fellowship sekaligus pelatihan merangkai bunga di GIA Klaten. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh perwakilan PWK dari berbagai jemaat se-Daerah IV dan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan semangat pelayanan.

Acara dibuka dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh Pdt. Dr. Jairus Hasugian, M.Th, yang menyampaikan pesan Firman Tuhan mengenai karunia rohani. Dalam khotbahnya, beliau menegaskan bahwa setiap orang telah dianugerahi karunia yang berbeda-beda oleh Tuhan dan hendaknya menggunakan karunia tersebut untuk melayani dengan setia dan rendah hati di ladang-Nya.

“Tidak semua dipanggil untuk melakukan hal yang sama, tapi setiap karunia memiliki tempat dan fungsinya dalam tubuh Kristus. Marilah kita melayani sesuai dengan karunia yang telah Tuhan percayakan,” ujar Pdt. Dr. Jairus dalam pesannya.

Salah satu hal yang menarik dan mendapat antusiasme tinggi dalam kegiatan ini adalah pelatihan merangkai bunga yang dipandu oleh Ibu Yohana Loby Lukmono, seorang penggiat seni dekorasi altar dan bunga gereja. Peserta diajak untuk belajar merangkai bunga untuk keperluan altar, meja pelayanan, hingga dekorasi peti mati suatu keterampilan yang tidak hanya membutuhkan keindahan visual, tetapi juga pemahaman makna spiritual dan liturgis.

Ibu Yohana menjelaskan bahwa seni merangkai bunga dalam konteks pelayanan gereja tidak sekadar estetika, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan kepada Tuhan dan ungkapan kasih dalam setiap momen pelayanan, termasuk saat duka.

“Melayani melalui bunga adalah menyampaikan kasih dan penghiburan tanpa kata. Setiap rangkaian memiliki pesan, dan kita dipanggil untuk menyampaikan pesan itu dengan penuh kasih,” ungkapnya di hadapan peserta.

Melalui kegiatan ini, PWK GIA Daerah IV tidak hanya mempererat tali persekutuan antargereja, tetapi juga membekali anggotanya dengan keterampilan praktis yang relevan dalam pelayanan. Acara diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah antar peserta.

PWK GIA Daerah IV berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai wadah pengembangan diri dan pelayanan, selaras dengan visi gereja untuk menjadi terang dan garam di tengah masyarakat.