Sinode Gereja Isa Almasih

Dikerjakan oleh Roh Kudus

Oleh: Henrawaty Siregar

Kasih dan kemurahan dari Allah Bapa dan Tuhan Kita Yesus Kristus senantiasa memenuhi hati kita, sebab kita adalah orang-orang yang dikasihi Tuhan dan sesuai janji-Nya, Ia tidak pernah meninggalkan kita seorang diri. Ia sudah memberikan Roh-Nya yang kudus berdiam bahkan bekerja di dalam kita sehingga segala maksud kudus Allah terlaksana melalui hidup kita.

Puji Syukur kita naikkan juga kepada Tuhan karena kita sudah memasuki bulan Mei, bulan yang terkenal dengan may day-nya atau kita kenal juga sebagai Hari Buruh Sedunia yang digunakan untuk memperingati perjuangan dan pencapaian para buruh di Amerika mendapatkan hak-hak para pekerja dan delapan jam kerja per hari. Di Indonesia May Day ini juga dijadikan sebagai Hari Buruh Nasioanal dan biasa digunakan oleh pekerja sebagai momen untuk meyerukan hak-hak mereka. Berbeda dengan para pekerja yang yang hanya bekerja delapan jam per hari ada pribadi yang bekerja di dalam diri orang percaya dan tidak dibatasi oleh waktu. Ia adalah Roh kudus. Di bulan Mei ini juga geraja Tuhan akan merayakan kenaikan Tuhan Yesus ke sorga sekaligus memperingati peristiwa turunnya Roh Kudus yang bekerja dalam diri orang percaya tanpa batas.

Roh kudus berperan penting dalam diri orang percaya untuk mengubahkan mereka sehingga segala maksud kudus Allah dalam diri orang percaya, yakni keserupaan dengan Kristus bisa terlaksana. Hidup orang percaya dapat mencerminkan Tuhan seperti yang ditulis dalam 2 Korintus 3:18, “Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.” Jadi, Roh-lah yang telah mengubah orang percaya. Dia yang berdiam dalam diri orang percaya, menginsafkan dari dosa dan mengingatkan mereka akan kebenaran serta memampukan orang percaya untuk bertindak benar seperti yang dikehendaki Kristus.

Tanpa Roh Kudus mustahil manusia bisa mengubah dirinya, sebab ia sudah jatuh dalam dosa dan kehilangan kemuliaan Allah. Seperti yang dikatakan oleh Rasul Paulus, di mana dia punya keinginan untuk berbuat baik namun kenyataannya yang jahatlah yang jadi. Perubahan karakter menjadi serupa dengan Kristus hanya dimungkinkan terjadi oleh pekerjaan Roh Kudus. Dialah yang mengerjakan segala perubahan dalam diri orang percaya.

Jadi, betapa bergantungnya orang percaya kepada Roh kudus. Dia adalah Pribadi yang memang disediakan Allah untuk menjadi penolong. Orang percaya harus bersedia menerima pimpinan dari Roh Kudus yang dinyatakan lewat ketaatan dalam melakukan Firman Tuhan. Saat bersedia, maka hal yang sulit bahkan mustahil pun pasti bisa diubahkan. Sebuah tayangan televisi bertajuk Solusi mengisahkan kehidupan orang-orang yang diubahkan oleh Tuhan. Mereka yang tadinya hidup dalam kejahatan berubah menjadi pribadi yang berkenan dan mempermuliakan Tuhan. Mereka mengakui bahwa kalau bukan Tuhan yang bekerja melalui Roh Kudus sendiri, maka mustahil mereka berubah. Kebiasaan-kebiasaan hidup yang lama digantikan dengan kebiasaan baru yang benar.

Jadi, perubahan karakter yang sesuai dengan kehendak Kristus adalah karya Roh Kudus. Karena itu tidak seorang pun bisa bermegah dan justru seharusnya kita menaikkan syukur kepada Allah karena Ia telah memberikan Roh Kudus sebagai Penolong yang mengubahkan kita dari dalam.
Kehadiran Roh Kudus membawa harapan bagi kita untuk bisa hidup berkenan kepada Tuhan dan menjadi cermin Tuhan yang nyata di dunia. Orang-orang di sekitar kita akan bisa melihat Tuhan melalui karakter-karakter baru yang dikerjakan oleh Roh Kudus.