Sinode Gereja Isa Almasih

GIA Cirebon Rayakan HUT ke 75

Cirebon, 10 Agustus 2025, Gedung Gereja Isa Almasih (GIA) Cirebon dipenuhi suasana sukacita dan syukur saat seluruh jemaat bersama berbagai seksi pelayanan merayakan Hari Ulang Tahun ke-75, Minggu (10/8). Hadir lengkap seluruh warga jemaat, mulai dari Komisi Anak-Anak (KAA), Pemuda Remaja Bagi Kristus (PRBK), Kaum Wanita Lidya, Kaum Pria, hingga Paduan Suara Mazmur Bakti.

Ibadah syukur menjadi puncak acara, diisi pujian dan penyembahan yang membawa jemaat semakin dekat kepada Tuhan. Firman Tuhan disampaikan oleh Ibu Sandra Benita Ivonne, diambil dari Yeremia 17:7-8, yang berisi janji Tuhan bagi orang yang mengandalkan-Nya:

“Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.”

Dalam khotbahnya, Ibu Sandra menegaskan bahwa kekuatan jemaat bukan berasal dari kemampuan manusia, melainkan dari Tuhan sendiri. “Kita mungkin menghadapi tantangan, penolakan, atau hambatan dalam pelayanan. Namun seperti pohon yang tertanam dekat aliran air, kehidupan kita akan tetap subur dan berbuah jika kita terus mengandalkan Tuhan. Bukan hanya bertahan, tapi menghasilkan buah Roh—kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri,” tegasnya.

Beliau juga mengingatkan bahwa usia 75 tahun pelayanan GIA Cirebon adalah bukti pemeliharaan Tuhan. “Tuhan setia memimpin jemaat ini dari generasi ke generasi. Tugas kita bukan sekadar mempertahankan apa yang ada, tetapi menumbuhkan dan memperluas pelayanan, agar lebih banyak jiwa mengenal Kristus,” tambahnya.

Setelah firman, perayaan dilanjutkan dengan beragam penampilan dari setiap seksi pelayanan. Anak-anak KAA mempersembahkan nyanyian dan tarian bagi  Tuhan. PRBK membawakan lagu-lagu modern penuh semangat serta menari. sementara Kaum Pria memimpin pujian yang membangkitkan semangat jemaat.Paduan Suara Mazmur Bakti menutup acara dengan  lagu yang menggetarkan hati.

Perayaan ini menjadi momentum refleksi bagi jemaat GIA Cirebon, bahwa di tengah perubahan zaman, iman yang tertanam kuat di dalam Tuhan akan tetap berbuah. Dengan semangat baru, jemaat menatap masa depan pelayanan yang lebih luas dan berdampak bagi masyarakat Cirebon dan sekitarnya.