Sabtu, 13 September 2025 Villa Sawah, Bogor menjadi saksi dari kebaktian padang yang penuh makna yang diselenggarakan oleh Wanita GIA Daerah VII. Acara yang dihadiri oleh seluruh anggota wanita dari Gereja Isa Almasih (GIA) Daerah VII ini berlangsung dengan khidmat, penuh semangat, dan tentu saja penuh makna spiritual yang mendalam. Kegiatan ini dimulai pada pukul 10.00 WIB, dengan para peserta yang datang dari berbagai daerah, antusias mengikuti rangkaian acara. Tidak hanya sekadar acara, kebaktian padang kali ini diisi dengan serangkaian kegiatan yang mendorong peserta untuk lebih mengasihi dan melayani sesama.
Pdt. Nehemia Sulistiyanto, M.Th memulai khotbah dengan mengajak jemaat untuk menggali makna penting dari kata-kata Yesus dalam Markus 10 : 44-45. Ketika Yesus berkata, “barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,” ini adalah pembalikan total dari pemahaman dunia tentang kepemimpinan dan kedudukan. Dalam dunia ini, untuk menjadi terkemuka, seseorang sering kali dipandang harus memiliki kekuasaan atau posisi tinggi. Namun, dalam Kerajaan Allah, Yesus menegaskan bahwa terkemuka bukanlah soal status, tetapi soal kerendahan hati dan kesiapan untuk melayani. Pdt. Nehemia menjelaskan bahwa menjadi “pelayan” berarti merendahkan diri dan menempatkan kebutuhan orang lain lebih utama. Seorang pelayan bukan hanya bekerja untuk diri sendiri, tetapi selalu mencari cara untuk memberkati orang lain, bahkan dalam keadaan yang sulit sekalipun. Khotbah ini juga menekankan pentingnya menjadi hamba untuk semuanya. Pdt. Nehemia mengajak seluruh jemaat untuk merenungkan makna dari “semuanya” dalam konteks pelayanan. Tidak hanya melayani orang yang kita kenal atau orang yang bisa memberi timbal balik kepada kita, tetapi kita dipanggil untuk melayani setiap orang, tanpa kecuali.
Hal yang menarik dalam acara kebaktian kali ini adalah sebuah gerakan baru yang diperkenalkan dengan nama “Hamba Untuk Semuanya”. Dalam gerakan ini, peserta diundang untuk bersama-sama mengucapkan komitmen untuk menjadi hamba yang siap melayani, tanpa memandang status, latar belakang, atau kepentingan pribadi. Semua yang hadir diajak untuk berpartisipasi dalam aksi nyata pelayanan kepada sesama, baik dalam komunitas gereja maupun dalam kehidupan sehari-hari. Acara ini tidak hanya berfokus pada ibadah rohani semata, tetapi juga pada pembentukan karakter dan semangat pelayanan yang murni
Villa Sawah yang terletak di kawasan Bogor yang sejuk dan asri menjadi tempat yang ideal untuk menyelenggarakan acara ini. Suasana yang nyaman dan jauh dari hiruk pikuk kota memberikan ruang bagi setiap wanita GIA Daerah VII untuk lebih fokus dalam merenung, beribadah, serta mempererat tali persaudaraan. Momen kebaktian padang ini tidak hanya membawa kekuatan rohani, tetapi juga memperdalam kebersamaan di antara para anggota GIA, meneguhkan rasa solidaritas dan cinta kasih yang kuat. Selama acara, banyak peserta yang mengungkapkan rasa terima kasih dan kegembiraan karena dapat berkumpul dalam satu komunitas yang saling mendukung dan menguatkan. Sebagai penutupan, kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama, memohon berkat Tuhan dalam perjalanan pelayanan yang akan dijalani oleh setiap wanita GIA.
Kebaktian padang ini menyadarkan seluruh peserta bahwa kasih dan pelayanan yang sejati tidak dapat dipisahkan. Wanita GIA Daerah VII kini lebih siap untuk melanjutkan perjalanan iman mereka, membawa pesan kasih Kristus melalui gerakan “Hamba Untuk Semuanya” yang menjadi komitmen mereka bersama. Diharapkan gerakan ini akan terus berkembang dan membawa dampak positif dalam kehidupan masyarakat di sekitar mereka, serta memperluas jangkauan pelayanan gereja. Dengan demikian, Kebaktian Padang Wanita GIA Daerah VII di Villa Sawah pada 13 September 2025 ini menjadi momen bersejarah yang tak hanya mempererat hubungan spiritual antara jemaat, tetapi juga menjadi titik tolak untuk sebuah pelayanan yang lebih sungguh dan berkomitmen.