Sinode Gereja Isa Almasih

Momentum Bersejarah: Penahbisan Pelayan Tuhan di GIA Subah Batang

Perayaan penuh sukacita dan khidmat berlangsung di GIA Subah, Kabupaten Batang, dalam Ibadah Penahbisan Pendeta dan Pendeta Muda Gereja Isa Almasih (GIA) Subah. Acara yang ini menjadi momen bersejarah bagi jemaat, karena dua pelayan Tuhan resmi diteguhkan untuk memasuki tahapan pelayanan yang baru.

Ibadah penahbisan dihadiri oleh jajaran Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode GIA, para pendeta dari Daerah 1, serta seluruh jemaat GIA Subah yang memenuhi ruang ibadah. Tak hanya itu, suasana kebersamaan lintas gereja juga terlihat dengan hadirnya para pendeta dari GKJ Batang serta beberapa pendeta dari gereja-gereja lain di wilayah Kabupaten Batang.

Dalam ibadah tersebut, Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Sukamal B. Fadelan, yang menekankan pentingnya sikap giat, sungguh-sungguh, dan melampaui kebiasaan dalam melayani Tuhan. “Dalam melayani Tuhan, kita tidak boleh hanya melakukan yang biasa-biasa saja. Kita dipanggil untuk memberikan yang terbaik lebih dari yang biasanya,” tegas Pdt. Sukamal, yang disambut anggukan dan penghayatan mendalam dari para jemaat. Pesan ini menjadi penguatan bagi seluruh pelayan Tuhan, khususnya bagi mereka yang hari itu diteguhkan dalam tugas pelayanan yang baru.

Puncak acara ditandai dengan penahbisan dan pengukuhan dua pelayan Tuhan yaitu, Pdt. Ester Ika Wahyuningsih, S.Th., S.Pd. sebagai Pendeta GIA, Pdm. Yulius Sulistianto, S.Th. sebagai Pendeta Muda. Prosesi penahbisan berjalan khidmat dengan penumpangan tangan oleh jajaran pendeta dan pimpinan sinode, diiringi doa bersama seluruh jemaat.

Yang menarik perhatian dalam acara ini adalah hadirnya para pendeta dari GKJ Batang serta pendeta-pendeta lain di Kabupaten Batang. Kehadiran mereka menunjukkan hubungan yang harmonis dan semangat kebersamaan antar-gereja di wilayah tersebut.

Banyak jemaat menyambut baik hal ini, melihatnya sebagai bukti bahwa pelayanan Tuhan dapat menyatukan berbagai denominasi untuk saling mendukung dalam karya Kerajaan Allah. Ibadah penahbisan ditutup dengan doa syukur dan pemberian selamat kepada kedua pelayan Tuhan yang baru ditahbiskan. Suasana penuh sukacita terasa ketika jemaat, keluarga, dan para pendeta memberikan ucapan selamat dan doa bagi langkah pelayanan ke depan. Acara dilanjutkan dengan ramah tamah sebagai wujud kebersamaan dan syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang proses pelayanan di GIA Subah.