Sinode Gereja Isa Almasih

Categories
Liputan Seputar Sinode

Bhakti Bagi Negeri Melalui Home Concert Kudus Bernyanyi

Bhakti Bagi Negeri Melalui Home Concert Kudus Bernyanyi

Kudus, Senin – 28 Oktober 2024. Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, acara “Home Concert Kudus Bernyanyi” berlangsung meriah dengan tema Bhakti Bagi Negeri. Bertempat di Gedung Gereja Isa Almasih Jemaat Kudus, Jl. Kepodang No. 13, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Acara ini mengundang segenap warga Kudus untuk menyaksikan persembahan puji-pujian dari berbagai paduan suara, solo vokal, hingga penampilan instrumen solo. Acara ini dimeriahkan oleh partisipasi gereja-gereja interdenominasi di Kudus yang bersama-sama mempersembahkan pujian dalam semangat persatuan.

Ada tujuh paduan suara yang turut serta dalam acara ini, yaitu:
1. Paduan Suara Mazmur Bhakti dari GIA Jemaat Kudus.
2. Paduan Suara GKMI Kudus.
3. Tim Angklung dan Paduan Suara GKMI Kenari.
4. Paduan Suara GITJ Kudus.
5. Evangelista Choir dari Gereja Katolik Kudus.
6. Paduan Suara PWKI (Persatuan Wanita Kristen Indonesia) Kudus.

Setiap paduan suara menampilkan repertoar lagu-lagu yang menyentuh dan menyemarakkan suasana, membawa pesan-pesan tentang cinta dan pengabdian bagi negeri.
Enam penyanyi solo berbakat dari berbagai gereja turut berpartisipasi, di antaranya:
1. Elfrida Elista Hariyanto
2. Yhoel Najendra Putra, perwakilan Kabupaten Kudus dalam Pesparawi Jawa Tengah 2024 dan peraih Medali Perak untuk kategori Solo Anak (usia 6-8 tahun).
3. Rika Angelina Rambe dari STT Abdiel Ungaran.
4. Martha Ayu Rumaharbo, juga perwakilan Kabupaten Kudus dalam Pesparawi Jawa Tengah 2024 untuk kategori Solo Anak (usia 9-12 tahun).
5. Yedida Asarael Dityadi dari GKMI Kaliwungu.
6. Raymond Julius Wiguno dari GIA Jemaat Kudus.
Keenam penyanyi ini membawakan pujian dengan penuh penghayatan, menyentuh hati para penonton dengan suara merdu dan penampilan yang memukau.

Kehadiran paduan suara anak-anak membawa keceriaan tersendiri, diwakili oleh:
1. Paduan Suara Anak SD Widya Kirana Kudus.
2. Paduan Suara Anak SMP Masehi Kudus.

Acara ini juga menampilkan permainan musik solo yang menawan:
1. Solo gitar oleh Abraham Setyo Nugroho dari STT Abdiel Ungaran.
2. Solo piano oleh Yokhebed Heavenly dari STT Abdiel Ungaran, serta Vanessa Emanuella Wiharjo dari IFGF Kudus.
Setiap penampilan instrumen solo menambah dimensi keindahan pada konser ini, menonjolkan kepiawaian musisi muda Kudus dalam memainkan alat musik mereka.

“Kudus Bernyanyi” merupakan sebuah inisiatif yang dirancang untuk menghadirkan brand baru bagi kota Kudus melalui komunitas Kristiani. Lebih dari sekadar konser, acara ini bertujuan untuk menciptakan kegembiraan dan kebahagiaan bagi penduduk kota melalui kegiatan seni budaya bersama. Selain itu, konser ini membawa misi untuk menyatakan kabar baik Allah sebagai berkat bagi kota Kudus, menciptakan ruang di mana sukacita iman, budaya, dan kebersamaan menyatu.

GIA Kudus berkolaborasi dengan LPPD (Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah) dalam menyelenggarakan konser ini sebagai ajang seni budaya yang bertujuan memperingati event-event nasional. Kerjasama ini menjadi platform untuk mengembangkan kreativitas, talenta, dan potensi generasi muda Kudus, dengan melibatkan berbagai elemen dari komunitas Kristiani. Lewat inisiatif ini, “Kudus Bernyanyi” tidak hanya sekadar perayaan, tetapi juga pembinaan terhadap bakat-bakat lokal yang potensial.

Acara ini berhasil memperlihatkan ragam kreativitas dari para partisipan yang berasal dari berbagai denominasi gereja, latar belakang suku, dan budaya. Penampilan mereka terdiri dari paduan suara hingga solo vokal, dan penggunaan alat musik mulai dari tradisional hingga klasik. Suasana kebersamaan terasa erat di antara semua yang hadir, membentuk harmoni dan sukacita yang terpancar dalam setiap persembahan lagu.

Melalui acara ini, seluruh peserta dan penonton dipersatukan dalam satu semangat kekeluargaan yang harmonis. Kolaborasi yang terjalin antar berbagai kelompok gereja, usia, dan latar belakang mengukuhkan Kudus Bernyanyi sebagai sebuah perayaan kebhinekaan yang merefleksikan nilai-nilai persatuan dan cinta tanah air.

Dengan keberhasilan acara ini, “Kudus Bernyanyi” berpotensi menjadi tradisi tahunan yang semakin mempererat persatuan, membawa sukacita, dan memperkenalkan Kudus sebagai kota yang berbudaya, kreatif, dan penuh semangat kebersamaan.

Acara “Home Concert Kudus Bernyanyi” yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ini berjalan dengan sukses dan penuh makna. Para peserta yang terdiri dari lintas gereja, usia, dan jenis kelamin menunjukkan semangat kebersamaan dan dedikasi bagi negeri tercinta. Melalui tema Bhakti Bagi Negeri, acara ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi seni, tetapi juga sebagai wujud rasa syukur dan cinta kasih kepada Tuhan dan tanah air, sesuai dengan nilai-nilai yang diwariskan oleh Sumpah Pemuda. Acara berakhir sekitar pukul 21.00 WIB dengan tepuk tangan meriah dari para hadirin, mencerminkan kepuasan dan harapan akan harmoni yang terus terjalin di antara umat Kristen di Kudus. (Pdt. Yonathan Kristiono, S.Th – rohaniwan GIA Jemaat Kudus)

Categories
Liputan Seputar Sinode

Pagelaran Budaya Misi Wayang Kulit “Semar Mbangun Kayangan”

Pagelaran Budaya Misi Wayang Kulit "Semar Mbangun Kayangan"

Pada hari Kamis, 31 Oktober 2024, Sinode Gereja Isa Almasih mengadakan acara Pagelaran Budaya Misi dengan menampilkan pertunjukan wayang kulit berjudul “Semar Mbangun Kayangan” di Padepokan Ngesti Rahayu, Ploso, Salatiga. Acara ini dipandu oleh dua dalang utama, yaitu Pdt. Filipus Gudel (Good-el) Sri Umbarno dan Pdt. Nehemia Diwoko, yang menghadirkan kisah penuh makna tentang tokoh Semar, yang dipercaya memiliki pesan moral serta nilai-nilai kekristenan yang relevan.

Kegiatan ini dihadiri oleh jemaat Gereja Isa Almasih Jemaat-Jemaat dari Salatiga dan sekitarnya (Daerah IV) serta masyarakat luas yang ingin turut menikmati pertunjukan budaya ini. Acara semakin meriah dengan berbagai penampilan seni budaya Jawa, seperti tarian tradisional, puji-pujian dalam bahasa Jawa, serta musik karawitan.

Dengan latar belakang budaya Jawa, kisah Semar Mbangun Kayangan yang ditampilkan dalam pagelaran ini disampaikan dalam gaya yang penuh pesan rohani dan kesadaran misi. Semar, dalam ceritanya, berupaya membangun “Kayangan” (surga atau tempat yang damai) sebagai simbol panggilan untuk membangun kehidupan yang lebih baik dan harmonis di dunia. Melalui kisah ini, para dalang menyisipkan pesan bahwa setiap orang memiliki peran dalam menyebarkan kasih Kristus dan menjadi terang di tengah masyarakat.

Tujuan dari pagelaran ini adalah untuk membangun tim misi yang lebih kuat melalui pendekatan budaya serta mendorong partisipasi aktif jemaat dalam kegiatan misi. Dengan memanfaatkan budaya tradisional sebagai sarana, Sinode Gereja Isa Almasih berharap dapat menjangkau lebih banyak jiwa dan menyampaikan pesan kasih Tuhan melalui cara yang akrab dan menyentuh hati masyarakat Jawa.

Pagelaran ini menjadi bentuk nyata dari komitmen Sinode Gereja Isa Almasih untuk memadukan budaya dengan misi pelayanan, sehingga firman Tuhan dapat tersampaikan dengan cara yang relevan dan kontekstual. Diharapkan, melalui pagelaran budaya ini, makin banyak anggota jemaat yang terpanggil untuk terlibat dalam kegiatan misi, baik di lingkungan gereja maupun di masyarakat luas. (Pdt. Obadja Saleman)

Categories
Liputan Seputar Sinode

Majelis Daerah VIII Gelar Ibadah Misi di TPI Tempala

Majelis Daerah VIII Gelar Ibadah Misi di TPI Tempala

Pada hari Jumat, 25 Oktober 2024, Majelis Daerah VIII mengadakan ibadah misi di TPI Tempala, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Ibadah yang berlangsung sejak pukul 18.00 hingga 20.30 waktu setempat bertujuan untuk mendukung TPI Tempala dalam menyelesaikan pastori.

Pada ibadah misi ini, Pdt. Lukas Wayan menjadi hamba Tuhan yang menyampaikan Firman Tuhan. Selain itu, suasana ibadah semakin hidup dengan adanya kesaksian pujian dari Jemaat Gereja Isa Almasih Pal 20 bersama dengan hamba Tuhan Majelis Daerah VIII.

Antusiasme terlihat dari jemaat yang hadir dengan penuh sukacita, mengikuti rangkaian ibadah dengan khusyuk dan semangat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen untuk bersekutu, tetapi juga diharapkan dapat menjadi berkat yang membawa dampak bagi kemajuan pelayanan di daerah tersebut serta menjadi wujud nyata dari kasih Kristus dalam kehidupan berjemaat.

Categories
Liputan Seputar Sinode

Bangkitkan Semangat Bermisi melalui Seminar “Misi dan Kitab Suci”

Bangkitkan Semangat Bermisi melalui Seminar “Misi dan Kitab Suci”

Pada hari Kamis, 25 Oktober 2024, Departemen K dan P Sinode Gereja Isa Almasih sukses menggelar Seminar Misi yang mengusung tema “Misi dan Kitab Suci”, bertempat di Gereja Isa Almasih Pandean Lamper, Semarang. Acara ini dihadiri oleh peserta dari Gereja Isa Almasih Jemaat-Jemaat Daerah I dan Daerah II.

Seminar ini diselenggarakan dengan tujuan utama membangkitkan semangat dalam bermisi dan memperkuat kegerakan misi di kalangan jemaat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai keterkaitan antara misi dan Kitab Suci sehingga peserta dapat memperoleh fondasi teologis yang kuat tentang misi yang berakar pada Firman Tuhan.

Dalam rangkaian acara tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan materi mengenai pentingnya misi bagi gereja serta dasar-dasar Alkitabiah yang mendasari panggilan misi. Dengan bimbingan pemateri yang berpengalaman, seminar ini berhasil memperlengkapi peserta untuk lebih siap terlibat dalam kegiatan misi dengan pemahaman yang benar dan dasar yang kokoh.

Kegiatan ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi para peserta sehingga mereka semakin terdorong untuk terlibat aktif dalam pelayanan misi serta membagikan kasih Kristus kepada sesama. Seminar “Misi dan Kitab Suci” di Gereja Isa Almasih Pandean Lamper ini menjadi langkah penting dalam memperkuat komitmen jemaat untuk berperan dalam misi sesuai dengan panggilan Tuhan.

Categories
Liputan Seputar Sinode

Mengenal Lebih Dekat Tata Gereja

Mengenal Lebih Dekat Tata Gereja

Pada hari Senin, 14 Oktober 2024, diadakan acara Pembekalan Majelis Jemaat Gereja Isa Almasih Jemaat-Jemaat Daerah III oleh Majelis Pusat Harian Sinode Gereja Isa Almasih, bertempat di Gereja Isa Almasih Jemaat Dukutalit. Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada Majelis Jemaat mengenai “Tata Gereja” Sinode Gereja Isa Almasih, dengan harapan mereka lebih mengerti dan mampu menjalankan tanggung jawabnya, khususnya dalam mendampingi Gembala Jemaat, Pendeta, serta Pendeta Muda di gereja lokal masing-masing.

Acara ini dihadiri oleh segenap Majelis Jemaat, para Pendeta dan Pendeta Muda (Rohaniwan) dari Gereja Isa Almasih Jemaat-Jemaat Daerah III. Atmosfer yang penuh semangat terasa sejak awal acara, mencerminkan antusiasme dan keinginan besar peserta untuk memahami lebih dalam Tata Gereja serta peran mereka. Materi yang disampaikan memberikan wawasan mendalam tentang peran dan fungsi Majelis Jemaat sebagai pelayan yang bertanggung jawab mendukung kepemimpinan rohani di gereja.

Selama acara berlangsung, peserta aktif berinteraksi dengan mengajukan berbagai pertanyaan, menunjukkan ketertarikan yang tinggi untuk memahami “Tata Gereja” secara menyeluruh. Bahkan, beberapa peserta mengungkapkan bahwa ini adalah kali pertama mereka benar-benar memahami “Tata Gereja” dan tanggung jawab khusus yang menyertai peran mereka sebagai Majelis Jemaat. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya acara pembekalan ini sebagai momen pembelajaran dan refleksi, serta meningkatkan kesadaran akan tugas pelayanan di gereja lokal masing-masing.

Secara keseluruhan, acara ini berjalan dengan lancar dan menghasilkan pemahaman yang lebih baik bagi Majelis Jemaat dalam mengemban tanggung jawab mereka. Diharapkan, melalui pembekalan ini, para Majelis Jemaat mampu lebih mendukung pelayanan gereja dan memperkuat kerjasama dengan gembala serta rohaniwan demi pertumbuhan iman dan kesatuan jemaat dalam Tuhan Yesus Kristus.
(Pdt. Cornelius Surono)

Categories
Liputan Seputar Sinode

Panggilan Untuk Melayani, Tanggung Jawab Rohani, Dan Kepemimpinan Yang Berintegritas

Panggilan Untuk Melayani, Tanggung Jawab Rohani, Dan Kepemimpinan Yang Berintegritas

Minggu, 27 Oktober 2024, Gereja Isa Almasih Jemaat Klayatan menjadi tuan rumah acara Pembekalan Majelis Daerah, Majelis Dan Calon Majelis Gereja Isa Almasih Jemaat-Jemaat Daerah V. Acara yang diselenggarakan secara hybrid (onsite dan online) ini bertujuan untuk membekali dan mempersiapkan para Majelis dan Calon Majelis agar semakin memahami tugas dan panggilan mereka sebagai Majelis dalam melayani jemaat.

Acara ini dipandu oleh beberapa pemateri dari Majelis Pusat Harian Sinode Gereja Isa Almasih. Dalam sesi ini, para Majelis dan Calon Majelis dijelaskan tentang makna, tugas, serta tanggung jawab yang diemban oleh setiap anggota Majelis Gereja. Para pemateri menekankan bahwa seorang Majelis bukan hanya pemimpin dalam struktur gerejawi, tetapi juga seorang pelayan dan penuntun yang harus menjalani hidup dengan teladan Kristus.

Acara ini dihadiri oleh banyak Calon Majelis, yang menunjukkan komitmen dan antusiasme mereka dalam menyiapkan diri untuk melayani gereja. Para Calon Majelis memperoleh wawasan yang berharga mengenai peran mereka dan mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan Majelis Pusat Harian Sinode Gereja Isa Almasih.

Dengan format hybrid, peserta yang tidak dapat hadir secara fisik tetap bisa mengikuti acara ini secara online, sehingga seluruh Gereja Isa Almasih Jemaat-Jemaat Daerah V dapat terhubung dan berpartisipasi.
Dengan diadakannya acara pembekalan ini, diharapkan setiap Majelis dan Calon Majelis memiliki pemahaman yang lebih mendalam mengenai tugas dan panggilannya. Mereka didorong untuk terus berakar dalam firman Tuhan dan mengandalkan kekuatan Roh Kudus dalam setiap langkah pelayanan mereka.

Majelis Pusat Harian Sinode Gereja Isa Almasih berharap agar melalui pemahaman dan komitmen yang kuat, para Majelis dapat membawa berkat bagi jemaat dan memancarkan kasih Kristus.
(Pdt. Benaya Dwi Cahyono)