Semangat Pelayanan Tak Surut: Ibadah Misi D VIII di GIA Kedungun
Ibadah Misi Majelis Daerah (MD) VIII Sinode Gereja Isa Almasih (GIA) berlangsung dengan hikmat pada Jumat, 14 November 2025 pukul 15.00 di GIA Kedungun. Meski diguyur hujan lebat sejak awal ibadah, antusiasme jemaat dan para pendeta yang hadir tidak surut sedikit pun. Suasana gereja justru terasa semakin hangat oleh semangat pelayanan dan kebersamaan.
Ibadah khusus ini dihadiri oleh para Pendeta Daerah VIII Sinode GIA, yang datang dari berbagai wilayah pelayanan. Kehadiran mereka menjadi tanda kuatnya komitmen bersama dalam memperkuat misi gereja serta memperbaharui semangat pelayanan di daerah masing-masing.
Pesan Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Deny Kristianto, yang mengangkat nats dari Lukas 10:21. Dalam khotbahnya, beliau menekankan ajakan untuk menjadi seperti anak kecil/Nepios yang memiliki hati sederhana, tulus, dan selalu siap belajar dalam melayani Tuhan. Pemikiran yang sederhana, kata beliau, bukan berarti dangkal, tetapi mampu melihat kehendak Tuhan tanpa dipenuhi ambisi dan kerumitan pikiran manusia. “Tuhan Yesus bersukacita ketika murid-murid mampu menerima kebenaran dengan hati anak kecil,” ujar Pdt. Deny. “Pelayan Tuhan diingatkan untuk tetap rendah hati, berserah, dan bersandar pada hikmat Tuhan, bukan pada kehebatan diri sendiri.”
Di tengah derasnya hujan yang mengguyur, para peserta ibadah tetap mengikuti rangkaian acara dengan penuh sukacita. Hujan yang menghantam genting gereja sesekali terdengar keras, namun tidak mengurangi kekhidmatan pujian, doa, serta perenungan Firman Tuhan. Bahkan, suasana tersebut semakin menegaskan kuatnya komitmen jemaat dalam menjalankan misi pelayanan.
Ibadah Misi MD VIII ini ditutup dengan doa bersama dan penguatan bagi seluruh pelayan Tuhan agar tetap setia melayani di ladang yang telah Tuhan percayakan. Semangat kebersamaan dan kesederhanaan hati yang ditekankan dalam firman menjadi bekal baru bagi para pendeta dan jemaat dalam melanjutkan pelayanan di daerah masing-masing. Dengan berakhirnya ibadah ini, diharapkan semangat pelayanan yang tulus dan penuh sukacita terus mengalir dalam setiap langkah misi MD VIII, membawa terang Kristus kepada lebih banyak jiwa.












