Sinode Gereja Isa Almasih

Categories
Seputar Sinode

Pembekalan Majelis GIA Jemaat Daerah VII: Membangun Pemahaman dan Menguatkan Pelayanan

Pembekalan Majelis GIA Jemaat Daerah VII: Membangun Pemahaman dan Menguatkan Pelayanan

Pada tanggal 17 Februari 2025, suasana penuh kebersamaan dan semangat pelayanan terasa di Gereja Isa Almasih Rajawali. Sebanyak 96 peserta, yang terdiri dari majelis GIA Daerah VII, berkumpul untuk mengikuti Pembekalan Majelis GIA Jemaat Daerah VII. Acara ini menjadi momen berharga bagi para majelis untuk mendalami sistem pelayanan gereja, memperkuat semangat pengabdian, serta membahas kesejahteraan para hamba Tuhan .

Hadir sebagai pemateri dalam acara ini adalah Pdt. Budi C. Hartono (Ketua Umum) dan Pdt. Andreas Mulyadi (Sekretaris Umum), dengan Pdt. Mus Budiarto (Wakil Sekretaris Umum) bertindak sebagai moderator. Kehadiran mereka membawa wawasan dan pemahaman yang mendalam mengenai pelayanan di Gereja Isa Almasih, sekaligus menjadi kesempatan bagi para majelis untuk berdiskusi dan bertukar pandangan mengenai peran mereka dalam gereja.

Pembekalan yang Kaya Wawasan dan Semangat Pelayanan

Dalam sesi pemaparan, Pdt. Budi C. Hartono dan Pdt. Andreas Mulyadi menjelaskan secara komprehensif mengenai sistem pelayanan di Gereja Isa Almasih, bagaimana setiap majelis memiliki peran penting dalam membangun jemaat, serta bagaimana gereja dapat terus bertumbuh dalam pelayanan yang berlandaskan kasih dan kebenaran firman Tuhan.

Pembekalan ini juga menyoroti pentingnya kesejahteraan hamba Tuhan sebagai bagian dari tanggung jawab gereja. Beliau menekankan bahwa para pelayan Tuhan juga membutuhkan perhatian, baik dalam aspek spiritual, emosional, maupun kesejahteraan hidup mereka, sehingga mereka dapat terus melayani dengan penuh dedikasi.

Dalam sesi diskusi yang dipimpin oleh Pdt. Mus Budiarto, peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman mereka. Keterlibatan para majelis yunior dan senior dalam forum ini menjadi salah satu keunikan yang menarik. Perbedaan usia dan pengalaman justru memperkaya diskusi, di mana para majelis senior membagikan kebijaksanaan mereka, sementara generasi muda membawa perspektif segar dalam pelayanan.

Persahabatan yang Mempererat Kebersamaan

Keseruan tidak berhenti pada hari pertama. Keesokan harinya, acara dilanjutkan dengan silaturahmi antara MPH dan para gembala Daerah VII. Suasana penuh kehangatan terlihat saat para pemimpin gereja berkumpul, saling berbagi cerita, dan mempererat hubungan dalam pelayanan. Pada momen ini, para gembala Daerah VII juga menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung berbagai program Sinode, sebagai bentuk komitmen untuk membangun pelayanan yang semakin kuat dan berdampak.

Menutup dengan Komitmen yang Lebih Kuat

Pembekalan Majelis GIA Jemaat Daerah VII bukan sekedar acara semata, namun menjadi langkah strategis dalam memperkuat fondasi pelayanan di GIA. Para peserta pulang dengan pemahaman yang lebih mendalam, semangat pelayanan yang lebih kuat, serta kesadaran bahwa pelayanan bukan hanya tentang tugas, tetapi juga tentang hati yang terbuka untuk melayani dengan kasih .

Dengan semangat yang telah menyala, para majelis kini semakin siap untuk berperan aktif dalam membangun gereja dan melayani dengan penuh kesungguhan. Sebuah awal yang baik untuk perjalanan pelayanan yang lebih berdaya dan berdampak!

No Images Found!

Categories
Liputan Seputar Sinode

Training Course 2025: Mempersiapkan Calon Hamba Tuhan dengan Pengenalan Diri dan Ladang Pelayanan

Training Course 2025: Mempersiapkan Calon Hamba Tuhan dengan Pengenalan Diri dan Ladang Pelayanan

Demi membangun pelayanan yang semakin kuat dan berlandaskan pemahaman yang mendalam, Sinode Gereja Isa Almasih mengadakan Training Course yang berlangsung pada tanggal 10-14 Februari 2025 di Kantor Sinode Gereja Isa Almasih, Kota Semarang. Acara ini menjadi wadah penting bagi 24 peserta yang datang dari berbagai Gereja Isa Almasih di seluruh Indonesia. Mereka calon hamba Tuhan, yang siap diperlengkapi untuk melangkah lebih jauh dalam pelayanan.

Mengenal Gereja Isa Almasih Lebih Dalam

Training Course ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai Gereja Isa Almasih, meliputi: Sejarah Gereja, yaitu bagaimana GIA terbentuk dan berkembang hingga saat ini; Sistem Kepemimpinan, yaitu mengenalkan struktur organisasi dan kepemimpinan peran di dalamnya; Teologi Gereja, yaitu menyelami dasar-dasar teologi yang menjadi landasan dalam pelayanan; Administrasi Gereja, yaitu memahami bagaimana tata kelola gereja yang baik dan benar; dan lain-lain                          

Lebih dari sekadar teori, acara ini membantu calon hamba Tuhan memahami bidang pelayanan mereka dengan lebih mendalam. Setiap peserta diajak untuk melihat pelayanan bukan hanya sebagai tugas, tetapi sebagai panggilan yang memerlukan kesiapan hati, wawasan, dan keterampilan yang matang.

Keunikan Acara: Tes Kepribadian untuk Mengenal Panggilan Pelayanan

Salah satu momen menarik dalam Training Course ini adalah tes kepribadian yang diadakan khusus bagi peserta. Tes ini bertujuan untuk membantu mereka lebih mengenali diri mereka sendiri, memahami potensi dan kecenderungan karakter mereka, sehingga dapat menemukan bidang pelayanan yang paling sesuai dengan kepribadian dan bakat mereka.

Peserta menanggapi sesi ini dengan antusias. Banyak dari mereka yang merasa semakin yakin dengan panggilan Tuhan dalam hidup mereka setelah mendapatkan pemahaman lebih tentang siapa mereka dan bagaimana mereka dapat melayani dengan lebih efektif.

Menutup dengan Semangat Baru dalam Pelayanan

Selama pelatihan lima hari, peserta tidak hanya mendapatkan ilmu dan wawasan baru, tetapi juga mengalami pertumbuhan iman dan pembentukan karakter. Di akhir acara, mereka menyatakan komitmen untuk melayani Tuhan dengan lebih sungguh-sungguh, membawa semangat baru ke tempat pelayanan mereka masing-masing.

Dengan terselenggaranya Training Course ini, Sinode Gereja Isa Almasih telah mengambil langkah penting dalam menyiapkan generasi baru hamba Tuhan yang siap melayani dengan hati yang tulus dan pemahaman yang matang. Sebuah awal yang penuh harapan untuk pelayanan yang semakin berkembang dan berdampak pada banyak jiwa.

No Images Found!

Categories
Liputan Seputar Sinode

IGNITION: Bangkitkan Panggilan, Melayani dengan Semangat – Saatnya Menyalakan Api Pelayanan!

IGNITION: Bangkitkan Panggilan, Melayani dengan Semangat – Saatnya Menyalakan Api Pelayanan!

Minggu, 27 Januari 2025, menjadi hari yang berkesan bagi ratusan anak muda yang berkumpul di GIA Galunggung Bandung, tepatnya di Jl. Pelajar Pejuang 45 No.3. Ruangan yang dipenuhi semangat dan antusiasme itu menjadi saksi bagaimana generasi muda dipanggil untuk bangkit, melayani, dan bertumbuh dalam iman melalui acara bertajuk IGNITION: Rise the Call, Serve with Passion. Dari awal hingga akhir, acara ini menyuguhkan pengalaman yang unik dan inspiratif.
PRBK HOLNEC, Melodi Malinda, dan Joshua Sentosa dari NDC Worship hadir sebagai pengisi acara. Mereka membagikan pengalaman mereka dalam pelayanan serta mengajak anak muda untuk semakin mencintai Tuhan dan panggilan-Nya.

Menghidupkan Semangat Pelayanan Anak Muda

Tujuan utama dari IGNITION bukan sekadar menggelar sebuah acara, melainkan untuk membakar semangat anak muda agar semakin bertumbuh secara rohani; memberikan inspirasi untuk melayani Tuhan dengan sepenuh hati; membekali peserta dengan wawasan tentang panggilan hidup dan pelayanan melalui sesi talkshow; dan mempererat komunitas pemuda agar saling mendukung dalam perjalanan iman mereka.

IGNITION tidak hanya menjadi tempat pertemuan rohani, tetapi juga tempat di mana anak muda bisa merasakan pelayanan yang dikemas dengan cara yang lebih segar, santai, dan relevan dengan dunia mereka.

Keseruan & Keunikan IGNITION 2025

Sejak awal, IGNITION langsung mencuri perhatian dengan konsep yang berbeda dari acara kebaktian atau seminar biasa. Setiap sesi dibuat interaktif dan menyenangkan, menciptakan suasana yang membuat peserta benar-benar terlibat. Acaranya antara lain:

1. Fun Games yang Menghidupkan Suasana

Kegiatan dimulai dengan permainan yang tak hanya seru, tetapi juga mempererat kebersamaan. Gelak tawa memenuhi ruangan, menciptakan energi positif yang semakin membangun semangat peserta.

2. Talkshow Bersama Melodi Malinda & Joshua Sentosa (NDC Worship)

Sesi ini menjadi salah satu momen yang paling dinanti. Dengan gaya yang santai namun penuh makna, mereka berbagi pengalaman tentang panggilan dan perjalanan mereka dalam pelayanan. “Pelayanan bukan soal panggung atau sorotan, tapi tentang kesetiaan kita dalam hal kecil,” ujar Joshua Sentosa, yang disambut dengan anggukan penuh pemahaman dari para peserta.

3. Pujian & Penyembahan yang Mendalam

Saat Melodi Malinda mulai memimpin sesi pujian dan penyembahan , suasana di dalam ruangan berubah. Lagu-lagu penyembahan mengalun lembut, tangan terangkat, dan beberapa peserta tampak larut dalam doa. Ada air mata yang jatuh, bukan karena kesedihan, melainkan karena hadirat Tuhan begitu nyata di tengah mereka.

Api yang Terus Menyala
Seiring acara berakhir, ada satu hal yang pasti: IGNITION telah menyalakan api di
hati setiap peserta . Api untuk melayani, bertumbuh, dan menjadi terang di manapun
mereka berada. IGNITION bukan sekedar acara sehari, melainkan sebuah awal dari
perjalanan pelayanan yang lebih besar.
“Angkat Panggilan, Layani dengan Semangat!”

No Images Found!

Categories
Liputan Seputar Sinode

Kebersamaan yang Kembali Terjalin: Ibadah Natal PRBK Daerah X

Kebersamaan yang Kembali Terjalin: Ibadah Natal PRBK Daerah X

Hari Sabtu, 14 Desember 2024, menjadi hari yang bersejarah bagi Pemuda Remaja Bagi Kristus (PRBK) Daerah X. Setelah puluhan tahun, akhirnya ibadah Natal bersama kembali diadakan dengan penuh sukacita dan semangat kebersamaan. Acara ini berlangsung di Gereja Isa Almasih Sumbersari, Kabupaten Lampung, dengan tujuan untuk mempererat persaudaraan, saling mengenal, dan bertumbuh bersama dalam Kristus.

Antusiasme mereka terpancar dari semangat untuk berkumpul, memuji, dan memuliakan Tuhan dalam suasana Natal yang penuh kasih. Lagu-lagu Natal yang dinyanyikan membangun suasana khidmat dan sukacita, diikuti dengan penyampaian Firman Tuhan. Kembalinya perayaan ini menjadi bukti nyata akan kerinduan dan kebutuhan pemuda untuk berkumpul, berbagi pengalaman iman, serta saling menguatkan dalam perjalanan rohani mereka.

Semoga Natal Bersama Pemuda Remaja Bagi Kristus (PRBK) Daerah X tahun ini semakin membangun semangat kebersamaan dan pertumbuhan rohani yang lebih kuat di kalangan pemuda dan remaja yang hadir. – Pdm. Ruben Pradeza

No Images Found!

Categories
Liputan Seputar Sinode

Antusiasme Jemaat Daerah IIX Menyambut Kelahiran Sang Juru Selamat

Antusiasme Jemaat Daerah IIX Menyambut Kelahiran Sang Juru Selamat

Pada hari Selasa, 10 Desember 2024, Gereja Isa Almasih Jemaat Daerah IIX menggelar perayaan Natal bersama yang berlangsung di Gereja Isa Almasih Ngadan, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Tingginya antusiasme jemaat terlihat dari banyaknya kehadiran yang melampaui kapasitas gereja. Sebagian besar jemaat harus duduk di luar gedung gereja, namun hal ini tidak mengurangi semangat mereka dalam mengikuti ibadah dan perayaan Natal. Ada pun Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Wilson Butar-Butar.

Natal bersama ini menjadi momen kebersamaan yang istimewa bagi jemaat Gereja Isa Almasih Jemaat Daerah IIX. Meski dengan keterbatasan fasilitas, semangat Natal yang menghidupi setiap hati terasa begitu nyata dan menjadi pengingat bahwa kasih Kristus melampaui segala hambatan.

Semoga semangat Natal ini terus menjadi motivasi bagi seluruh jemaat untuk membawa damai dan sukacita dalam kehidupan mereka. – Pdt. Milham Lumba

No Images Found!

Categories
Liputan Seputar Sinode

Ibadah Natal Gereja Isa Almasih Pringgading “Let’s Adore Him”

Ibadah Natal Gereja Isa Almasih Pringgading “Let’s Adore Him”

Pada hari Selasa, 24 Desember 2024, Gereja Isa Almasih Jemaat Pringgading mengadakan Ibadah Natal dengan mengusung tema “Let’s Adore Him”. Melalui Ibadah Perayaan Natal ini, Pdt. Petrus F. S. mengajak seluruh jemaat untuk melihat Sang Juru Selamat, Yesus Kristus, dengan penuh kekaguman.

Ibadah Perayaan Natal dibuka dengan sesi akustik. Adanya penampilan akustik menghadirkan suasana yang berbeda dan membawa kesan tersendiri bagi segenap jemaat yang hadir dalam ibadah tersebut. Setelah sesi akustik, ibadah dilanjutkan dengan puji-pujian dan penyembahan, yang dipimpin oleh tim liturgi gereja. Jemaat menyanyikan lagu-lagu Natal dengan penuh semangat, menghidupkan suasana sukacita Natal.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, perayaan Natal ini dimeriahkan dengan kehadiran Jemimah Idol, seorang penyanyi berbakat yang telah dikenal luas melalui ajang pencarian bakat Indonesian Idol. Jemimah menyanyikan beberapa lagu Natal yang menambah semarak perayaan Natal di Gereja Isa Almasih Pringgading.

Kehadiran jemaat yang antusias, serta semangat kebersamaan yang terjalin sepanjang acara, menjadikan ibadah Natal tahun ini sangat berkesan.

Categories
Liputan Seputar Sinode

Bhakti Bagi Negeri Melalui Home Concert Kudus Bernyanyi

Bhakti Bagi Negeri Melalui Home Concert Kudus Bernyanyi

Kudus, Senin – 28 Oktober 2024. Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, acara “Home Concert Kudus Bernyanyi” berlangsung meriah dengan tema Bhakti Bagi Negeri. Bertempat di Gedung Gereja Isa Almasih Jemaat Kudus, Jl. Kepodang No. 13, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Acara ini mengundang segenap warga Kudus untuk menyaksikan persembahan puji-pujian dari berbagai paduan suara, solo vokal, hingga penampilan instrumen solo. Acara ini dimeriahkan oleh partisipasi gereja-gereja interdenominasi di Kudus yang bersama-sama mempersembahkan pujian dalam semangat persatuan.

Ada tujuh paduan suara yang turut serta dalam acara ini, yaitu:
1. Paduan Suara Mazmur Bhakti dari GIA Jemaat Kudus.
2. Paduan Suara GKMI Kudus.
3. Tim Angklung dan Paduan Suara GKMI Kenari.
4. Paduan Suara GITJ Kudus.
5. Evangelista Choir dari Gereja Katolik Kudus.
6. Paduan Suara PWKI (Persatuan Wanita Kristen Indonesia) Kudus.

Setiap paduan suara menampilkan repertoar lagu-lagu yang menyentuh dan menyemarakkan suasana, membawa pesan-pesan tentang cinta dan pengabdian bagi negeri.
Enam penyanyi solo berbakat dari berbagai gereja turut berpartisipasi, di antaranya:
1. Elfrida Elista Hariyanto
2. Yhoel Najendra Putra, perwakilan Kabupaten Kudus dalam Pesparawi Jawa Tengah 2024 dan peraih Medali Perak untuk kategori Solo Anak (usia 6-8 tahun).
3. Rika Angelina Rambe dari STT Abdiel Ungaran.
4. Martha Ayu Rumaharbo, juga perwakilan Kabupaten Kudus dalam Pesparawi Jawa Tengah 2024 untuk kategori Solo Anak (usia 9-12 tahun).
5. Yedida Asarael Dityadi dari GKMI Kaliwungu.
6. Raymond Julius Wiguno dari GIA Jemaat Kudus.
Keenam penyanyi ini membawakan pujian dengan penuh penghayatan, menyentuh hati para penonton dengan suara merdu dan penampilan yang memukau.

Kehadiran paduan suara anak-anak membawa keceriaan tersendiri, diwakili oleh:
1. Paduan Suara Anak SD Widya Kirana Kudus.
2. Paduan Suara Anak SMP Masehi Kudus.

Acara ini juga menampilkan permainan musik solo yang menawan:
1. Solo gitar oleh Abraham Setyo Nugroho dari STT Abdiel Ungaran.
2. Solo piano oleh Yokhebed Heavenly dari STT Abdiel Ungaran, serta Vanessa Emanuella Wiharjo dari IFGF Kudus.
Setiap penampilan instrumen solo menambah dimensi keindahan pada konser ini, menonjolkan kepiawaian musisi muda Kudus dalam memainkan alat musik mereka.

“Kudus Bernyanyi” merupakan sebuah inisiatif yang dirancang untuk menghadirkan brand baru bagi kota Kudus melalui komunitas Kristiani. Lebih dari sekadar konser, acara ini bertujuan untuk menciptakan kegembiraan dan kebahagiaan bagi penduduk kota melalui kegiatan seni budaya bersama. Selain itu, konser ini membawa misi untuk menyatakan kabar baik Allah sebagai berkat bagi kota Kudus, menciptakan ruang di mana sukacita iman, budaya, dan kebersamaan menyatu.

GIA Kudus berkolaborasi dengan LPPD (Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah) dalam menyelenggarakan konser ini sebagai ajang seni budaya yang bertujuan memperingati event-event nasional. Kerjasama ini menjadi platform untuk mengembangkan kreativitas, talenta, dan potensi generasi muda Kudus, dengan melibatkan berbagai elemen dari komunitas Kristiani. Lewat inisiatif ini, “Kudus Bernyanyi” tidak hanya sekadar perayaan, tetapi juga pembinaan terhadap bakat-bakat lokal yang potensial.

Acara ini berhasil memperlihatkan ragam kreativitas dari para partisipan yang berasal dari berbagai denominasi gereja, latar belakang suku, dan budaya. Penampilan mereka terdiri dari paduan suara hingga solo vokal, dan penggunaan alat musik mulai dari tradisional hingga klasik. Suasana kebersamaan terasa erat di antara semua yang hadir, membentuk harmoni dan sukacita yang terpancar dalam setiap persembahan lagu.

Melalui acara ini, seluruh peserta dan penonton dipersatukan dalam satu semangat kekeluargaan yang harmonis. Kolaborasi yang terjalin antar berbagai kelompok gereja, usia, dan latar belakang mengukuhkan Kudus Bernyanyi sebagai sebuah perayaan kebhinekaan yang merefleksikan nilai-nilai persatuan dan cinta tanah air.

Dengan keberhasilan acara ini, “Kudus Bernyanyi” berpotensi menjadi tradisi tahunan yang semakin mempererat persatuan, membawa sukacita, dan memperkenalkan Kudus sebagai kota yang berbudaya, kreatif, dan penuh semangat kebersamaan.

Acara “Home Concert Kudus Bernyanyi” yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ini berjalan dengan sukses dan penuh makna. Para peserta yang terdiri dari lintas gereja, usia, dan jenis kelamin menunjukkan semangat kebersamaan dan dedikasi bagi negeri tercinta. Melalui tema Bhakti Bagi Negeri, acara ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi seni, tetapi juga sebagai wujud rasa syukur dan cinta kasih kepada Tuhan dan tanah air, sesuai dengan nilai-nilai yang diwariskan oleh Sumpah Pemuda. Acara berakhir sekitar pukul 21.00 WIB dengan tepuk tangan meriah dari para hadirin, mencerminkan kepuasan dan harapan akan harmoni yang terus terjalin di antara umat Kristen di Kudus. (Pdt. Yonathan Kristiono, S.Th – rohaniwan GIA Jemaat Kudus)

Categories
Liputan Seputar Sinode

Pagelaran Budaya Misi Wayang Kulit “Semar Mbangun Kayangan”

Pagelaran Budaya Misi Wayang Kulit "Semar Mbangun Kayangan"

Pada hari Kamis, 31 Oktober 2024, Sinode Gereja Isa Almasih mengadakan acara Pagelaran Budaya Misi dengan menampilkan pertunjukan wayang kulit berjudul “Semar Mbangun Kayangan” di Padepokan Ngesti Rahayu, Ploso, Salatiga. Acara ini dipandu oleh dua dalang utama, yaitu Pdt. Filipus Gudel (Good-el) Sri Umbarno dan Pdt. Nehemia Diwoko, yang menghadirkan kisah penuh makna tentang tokoh Semar, yang dipercaya memiliki pesan moral serta nilai-nilai kekristenan yang relevan.

Kegiatan ini dihadiri oleh jemaat Gereja Isa Almasih Jemaat-Jemaat dari Salatiga dan sekitarnya (Daerah IV) serta masyarakat luas yang ingin turut menikmati pertunjukan budaya ini. Acara semakin meriah dengan berbagai penampilan seni budaya Jawa, seperti tarian tradisional, puji-pujian dalam bahasa Jawa, serta musik karawitan.

Dengan latar belakang budaya Jawa, kisah Semar Mbangun Kayangan yang ditampilkan dalam pagelaran ini disampaikan dalam gaya yang penuh pesan rohani dan kesadaran misi. Semar, dalam ceritanya, berupaya membangun “Kayangan” (surga atau tempat yang damai) sebagai simbol panggilan untuk membangun kehidupan yang lebih baik dan harmonis di dunia. Melalui kisah ini, para dalang menyisipkan pesan bahwa setiap orang memiliki peran dalam menyebarkan kasih Kristus dan menjadi terang di tengah masyarakat.

Tujuan dari pagelaran ini adalah untuk membangun tim misi yang lebih kuat melalui pendekatan budaya serta mendorong partisipasi aktif jemaat dalam kegiatan misi. Dengan memanfaatkan budaya tradisional sebagai sarana, Sinode Gereja Isa Almasih berharap dapat menjangkau lebih banyak jiwa dan menyampaikan pesan kasih Tuhan melalui cara yang akrab dan menyentuh hati masyarakat Jawa.

Pagelaran ini menjadi bentuk nyata dari komitmen Sinode Gereja Isa Almasih untuk memadukan budaya dengan misi pelayanan, sehingga firman Tuhan dapat tersampaikan dengan cara yang relevan dan kontekstual. Diharapkan, melalui pagelaran budaya ini, makin banyak anggota jemaat yang terpanggil untuk terlibat dalam kegiatan misi, baik di lingkungan gereja maupun di masyarakat luas. (Pdt. Obadja Saleman)

Categories
Liputan Seputar Sinode

Majelis Daerah VIII Gelar Ibadah Misi di TPI Tempala

Majelis Daerah VIII Gelar Ibadah Misi di TPI Tempala

Pada hari Jumat, 25 Oktober 2024, Majelis Daerah VIII mengadakan ibadah misi di TPI Tempala, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Ibadah yang berlangsung sejak pukul 18.00 hingga 20.30 waktu setempat bertujuan untuk mendukung TPI Tempala dalam menyelesaikan pastori.

Pada ibadah misi ini, Pdt. Lukas Wayan menjadi hamba Tuhan yang menyampaikan Firman Tuhan. Selain itu, suasana ibadah semakin hidup dengan adanya kesaksian pujian dari Jemaat Gereja Isa Almasih Pal 20 bersama dengan hamba Tuhan Majelis Daerah VIII.

Antusiasme terlihat dari jemaat yang hadir dengan penuh sukacita, mengikuti rangkaian ibadah dengan khusyuk dan semangat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen untuk bersekutu, tetapi juga diharapkan dapat menjadi berkat yang membawa dampak bagi kemajuan pelayanan di daerah tersebut serta menjadi wujud nyata dari kasih Kristus dalam kehidupan berjemaat.

No Images Found!

Categories
Liputan Seputar Sinode

Bangkitkan Semangat Bermisi melalui Seminar “Misi dan Kitab Suci”

Bangkitkan Semangat Bermisi melalui Seminar “Misi dan Kitab Suci”

Pada hari Kamis, 25 Oktober 2024, Departemen K dan P Sinode Gereja Isa Almasih sukses menggelar Seminar Misi yang mengusung tema “Misi dan Kitab Suci”, bertempat di Gereja Isa Almasih Pandean Lamper, Semarang. Acara ini dihadiri oleh peserta dari Gereja Isa Almasih Jemaat-Jemaat Daerah I dan Daerah II.

Seminar ini diselenggarakan dengan tujuan utama membangkitkan semangat dalam bermisi dan memperkuat kegerakan misi di kalangan jemaat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai keterkaitan antara misi dan Kitab Suci sehingga peserta dapat memperoleh fondasi teologis yang kuat tentang misi yang berakar pada Firman Tuhan.

Dalam rangkaian acara tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan materi mengenai pentingnya misi bagi gereja serta dasar-dasar Alkitabiah yang mendasari panggilan misi. Dengan bimbingan pemateri yang berpengalaman, seminar ini berhasil memperlengkapi peserta untuk lebih siap terlibat dalam kegiatan misi dengan pemahaman yang benar dan dasar yang kokoh.

Kegiatan ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi para peserta sehingga mereka semakin terdorong untuk terlibat aktif dalam pelayanan misi serta membagikan kasih Kristus kepada sesama. Seminar “Misi dan Kitab Suci” di Gereja Isa Almasih Pandean Lamper ini menjadi langkah penting dalam memperkuat komitmen jemaat untuk berperan dalam misi sesuai dengan panggilan Tuhan.

No Images Found!