Sinode Gereja Isa Almasih

Categories
Liputan Seputar Sinode

GIA Ajang Rayakan HUT ke-3 Lewat KKR Spesial Bertema “For Him”

GIA Ajang Rayakan HUT ke-3 Lewat KKR Spesial Bertema “For Him”

Ajang, Kalimantan Tengah, Gereja Isa Almasih (GIA) Ajang menggelar Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 pada Selasa, 30 September 2025. Acara yang berlangsung penuh khidmat dan sukacita ini digelar di gedung GIA Ajang, Kalimantan Tengah, dan dihadiri oleh segenap pimpinan gereja, jemaat setempat, serta tokoh masyarakat termasuk Camat dan Sekretaris Camat. Beberapa tamu undangan dari gereja-gereja sekitar juga turut hadir dalam perayaan tersebut.

Momen spesial ini mengangkat tema “For Him”, berdasarkan ayat dari Efesus 3:20-21, yang menekankan bahwa segala sesuatu yang dilakukan jemaat adalah untuk kemuliaan Tuhan Yesus Kristus. Firman Tuhan disampaikan dengan penuh pengurapan oleh Pdt. Dr. Ronny Daud Simeon, yang mengajak seluruh jemaat untuk kembali kepada komitmen utama gereja: melayani Tuhan dan hidup berlandaskan kebenaran firman-Nya. Dalam khotbahnya, Pdt. Dr. Ronny menekankan pentingnya pembacaan Alkitab secara rutin sebagai dasar dalam pertumbuhan rohani. “GIA Ajang bukan sekadar berdiri, tapi didirikan oleh Tuhan Yesus sendiri untuk menjadi terang dan garam di tengah masyarakat. Jemaat dipanggil untuk bukan hanya menerima, tetapi juga aktif melayani,” ujarnya dalam penyampaian firman yang disambut antusias oleh para jemaat.

Yang menarik dari pelaksanaan acara ini, seluruh biaya kegiatan KKR dan HUT ke-3 ditanggung sepenuhnya oleh jemaat GIA Ajang sendiri. Hal ini menjadi bukti nyata akan pertumbuhan iman dan kedewasaan rohani jemaat yang tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga terlibat penuh dalam pelayanan.  Bapak Camat dalam sambutannya turut memberikan apresiasi atas kontribusi GIA Ajang di tengah masyarakat. Ia menyampaikan harapannya agar gereja ini terus menjadi mitra pemerintah dalam membangun kehidupan sosial yang rukun dan harmonis.

Perayaan ditutup dengan pujian dan penyembahan, serta doa berkat bagi jemaat dan para tamu undangan. Semangat pelayanan dan kasih yang terpancar dari seluruh rangkaian acara mencerminkan bahwa GIA Ajang siap melangkah lebih jauh dalam melayani Tuhan dan sesama.

No Images Found!

Categories
Liputan

GIA Pandean Lamper Rayakan HUT ke-45 dengan Ibadah dan Fun Walk Penuh Sukacita

GIA Pandean Lamper Rayakan HUT ke-45 dengan Ibadah dan Fun Walk Penuh Sukacita

Semarang, 28 September 2025 Gereja Isa Almasih (GIA) Pandean Lamper Semarang merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 dengan penuh semangat dan sukacita melalui rangkaian acara Ibadah Syukur dan Fun Walk, di Gedung Gereja GIA Pandean Lamper. Acara ini dihadiri oleh seluruh unsur gereja mulai dari Gembala Jemaat, Penatua, Rohaniwan, Majelis, hingga seluruh jemaat dari berbagai usia, termasuk anak-anak, remaja, dewasa, hingga para lansia. Kegiatan berlangsung meriah dan khidmat, diawali dengan ibadah syukur yang penuh semangat.

Dalam khotbahnya, Pdt. Dr. Samuel Agus Santoso, M.Th. menyampaikan Firman Tuhan dengan tema “Level Up in Christ”, mengajak seluruh jemaat untuk terus bertumbuh dalam kasih dan pengenalan akan Kristus, menuju kedewasaan rohani. Pesan ini sejalan dengan semangat ulang tahun ke-45 GIA Pandean Lamper yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas iman dan pelayanan.

Usai ibadah, seluruh jemaat mengikuti Fun Walk (jalan sehat) bersama mengelilingi area sekitar gereja. Yang menarik, peserta berasal dari semua kalangan usia bahkan balita yang digendong hingga para lansia tetap semangat melangkah bersama, menebar sukacita dan kebersamaan. Kegiatan semakin semarak dengan hadirnya live music pujian rohani, yang mengiringi jemaat bernyanyi dan bergembira bersama lewat joget rohani. Tak hanya itu, berbagai game stage turut digelar dengan antusias, mempererat keakraban antarjemaat. Suasana menjadi semakin meriah saat doorprize menarik dibagikan kepada para peserta, menambah kegembiraan dalam suasana perayaan.

Gembala Jemaat GIA Pandean Lamper menyampaikan rasa syukur atas penyertaan Tuhan selama 45 tahun perjalanan gereja. “Ini bukan hanya momen perayaan, tapi juga momentum untuk bangkit dan bertumbuh lebih lagi di dalam Kristus,” ujarnya. HUT ke-45 ini menjadi penanda bahwa GIA Pandean Lamper terus berkomitmen untuk menjadi terang dan garam di tengah masyarakat, sekaligus menjadi rumah rohani yang mempersatukan dan membangun iman umat dari generasi ke generasi.

No Images Found!

Categories
Liputan Seputar Sinode

KKR LEVEL UP! GIA Jlarem

KKR LEVEL UP! GIA Jlarem

Sebuah semangat baru bergelora di kalangan pemuda Kristen wilayah Boyolali dan Salatiga dalam acara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) bertajuk “Level Up!” yang diselenggarakan pada Sabtu, 20 September 2025 di Gereja Isa Almasih (GIA) Jlarem, Boyolali. KKR ini diadakan dalam rangka menyambut ulang tahun gereja ke-10. Acara ini dihadiri kaum muda dari GIA Jlarem serta perwakilan gereja-gereja di sekitar Salatiga dan Boyolali. KKR ini menjadi momentum dan kegerakan rohani yang menggugah dan menginspirasi generasi muda untuk bertumbuh dalam iman, pengharapan, dan kasih.

Dengan mengangkat tema “Level Up – Bertumbuh dalam Iman, Pengharapan, dan Kasih” yang diambil dari Yesaya 40:3, firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Nehemia Sulistyanto dengan penuh semangat dan relevansi terhadap tantangan generasi muda saat ini. “Level Up bukan hanya soal naik level secara pribadi, tetapi naik ke dimensi baru dalam hubungan kita dengan Tuhan, iman yang makin teguh, harapan yang tidak goyah, dan kasih yang nyata dalam tindakan,” ujar Pdt. Nehemia dalam khotbahnya.

Yang menarik, persiapan acara ini dilakukan dengan sangat matang. Panitia yang terdiri dari para pemuda GIA Jlarem bekerja secara kompak dan terstruktur dalam segala aspek, mulai dari tata ibadah, tim musik, multimedia, hingga penyambutan tamu. Struktur acara yang rapi menjadikan keseluruhan kegiatan berjalan lancar dan penuh makna. Selain sesi ibadah dan penyampaian Firman, KKR “Level Up!” juga menghadirkan momen penyembahan yang kuat dan menyentuh, membuat banyak peserta mengalami lawatan Tuhan secara pribadi. Suasana yang dibangun bukan hanya memberi inspirasi, tetapi juga membangkitkan kembali kerinduan anak-anak muda untuk hidup dalam panggilan Tuhan.

Bagi banyak peserta, acara ini menjadi titik balik dan awal yang baru. Salah satu peserta  menyatakan, “KKR ini benar-benar berbeda. Saya merasa diteguhkan dan disegarkan kembali. Ini bukan hanya ibadah, ini kebangkitan.” Dengan keberhasilan penyelenggaraan KKR “Level Up!” ini, GIA Jlarem berharap akan muncul lebih banyak lagi kegiatan serupa yang membangkitkan semangat pelayanan dan penginjilan di kalangan pemuda.

No Images Found!

Categories
Liputan Seputar Sinode

Penahbisan Pendeta Muda Dr. Febe Rustini, M.Pd.K Digelar Khidmat di GIA Pringgading TPI Purwokerto

Penahbisan Pendeta Muda Dr. Febe Rustini, M.Pd.K Digelar Khidmat di GIA Pringgading TPI Purwokerto

Purwokerto, 17 September 2025 Suasana haru dan penuh sukacita mewarnai acara penahbisan Pendeta Muda Dr. Febe Rustini, M.Pd.K yang dilangsungkan di Gereja Isa Almasih (GIA) Pringgading TPI Purwokerto. Acara ini menjadi momen bersejarah, tidak hanya bagi Dr. Febe pribadi, tetapi juga bagi seluruh jemaat dan keluarga besar GIA di wilayah tersebut. Prosesi penahbisan berlangsung dalam ibadah khusus yang dihadiri oleh jajaran Majelis Daerah (MD) IV, para gembala dan majelis GIA Pringgading, serta pengurus dan jemaat TPI Purwokerto.

Kehadiran berbagai elemen gereja tersebut mencerminkan dukungan dan semangat kebersamaan dalam pelayanan Tuhan yang terus dijaga dan dikembangkan. Firman Tuhan dalam ibadah penahbisan disampaikan oleh Pdt. Lukas Priyono, S.Th, yang mengangkat tema “Melayani Tuhan dengan Sungguh-sungguh, Giat Selalu dalam Pekerjaan Tuhan, dan Setia Sampai Akhir”. Dalam khotbahnya, Pdt. Lukas menegaskan pentingnya ketekunan dan kesetiaan dalam pelayanan, terlebih dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berubah. “Menjadi hamba Tuhan bukanlah sekadar gelar, tetapi sebuah komitmen hidup. Dibutuhkan kesungguhan hati, semangat yang tidak pernah padam, dan kesetiaan yang tidak tergoyahkan,” ujar Pdt. Lukas dalam penyampaian firmannya.

Dr. Febe Rustini sendiri dikenal sebagai sosok yang rendah hati, tekun dalam pelayanan, dan aktif dalam pengembangan pendidikan Kristen. Dengan latar belakang akademis yang kuat di bidang pendidikan agama, ia diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi penguatan pelayanan gereja, khususnya dalam pembinaan jemaat dan generasi muda.

Acara penahbisan ditutup dengan doa peneguhan dan pengurapan oleh para pemimpin rohani yang hadir, serta ucapan selamat dari para tamu dan jemaat. Suasana penuh syukur dan kekeluargaan begitu terasa, mencerminkan semangat tubuh Kristus yang bersatu dalam pelayanan. Penahbisan ini menjadi simbol kelanjutan estafet pelayanan di tubuh GIA, serta panggilan bagi seluruh jemaat untuk terus terlibat aktif dalam pekerjaan Tuhan. Melalui momentum ini, jemaat diajak untuk kembali merenungkan pentingnya melayani dengan sepenuh hati dan menjaga iman hingga garis akhir.

No Images Found!

Categories
Liputan Seputar Sinode

Fellowship Gabungan PWK & PPK GIA Daerah V Jawa Timur Melihat Tuhan dalam Kehidupan Sehari-hari

Fellowship Gabungan PWK & PPK GIA Daerah V Jawa Timur Melihat Tuhan dalam Kehidupan Sehari-hari

Magetan, 5 September 2025 Fellowship Gabungan PWK (Persekutuan Wanita Kristen) & PPK (Persekutuan Pria Kristen) GIA Daerah V Jawa Timur yang berlangsung pada Jumat, 5 September 2025, di GIA Plaosan Magetan, Jawa Timur, telah sukses menarik perhatian seluruh peserta yang hadir dengan penuh semangat dan antusiasme luar biasa. Acara yang dihadiri oleh seluruh jemaat GIA Daerah V Jawa Timur ini menjadi bukti nyata dari semangat kebersamaan dalam iman, meskipun banyak di antara peserta yang datang dari jarak yang cukup jauh.

Khotbah yang disampaikan oleh Pdt. Kukuh Priyono, M.Th., yang mengangkat tema yang sangat relevan untuk kehidupan sehari-hari: “Melihat Tuhan dalam Kehidupan Sehari-hari”. Tema ini diambil dari beberapa ayat Alkitab yang mendalam, yaitu Matius 5:8, Amsal 4:23, dan Efesus 1:17-18a. Pdt.Kukuh Priyono dalam kotbahnya mengajak jemaat untuk tidak hanya melihat Tuhan dalam saat-saat besar atau dalam momen spiritual yang luar biasa, tetapi juga dalam keseharian kita. Dengan merujuk pada Matius 5:8 yang berbicara tentang hati yang murni, Amsal 4:23 yang mengingatkan tentang pentingnya menjaga hati, serta Efesus 1:17-18a yang menekankan pentingnya pengertian yang penuh tentang Tuhan, Pdt. Kukuh menegaskan bahwa Tuhan selalu hadir dalam setiap aspek kehidupan kita, bahkan dalam hal-hal kecil sekalipun. “Ketika kita menjaga hati dan pikiran kita, kita bisa melihat Tuhan dalam setiap tindakan dan keputusan yang kita buat. Kehidupan sehari-hari kita seharusnya dipenuhi dengan kesadaran akan hadirat Tuhan,” ujar Pdt. Kukuh.

Meski lokasi acara yang terletak di GIA Plaosan Magetan cukup jauh bagi sebagian besar peserta, semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh para jemaat sangat luar biasa. Para peserta yang berasal dari berbagai penjuru Jawa Timur hadir dengan penuh semangat, menunjukkan bahwa jarak bukanlah penghalang untuk berkumpul dalam iman dan memperdalam hubungan dengan Tuhan. Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi jemaat GIA Daerah V, yang selama ini hanya berinteraksi melalui komunikasi jarak jauh.

Pada akhir acara, Pdt. Kukuh mengingatkan semua peserta untuk terus melihat Tuhan dalam setiap aspek kehidupan mereka, serta menjaga hati dan pikiran agar selalu terfokus pada nilai-nilai rohani. “Tuhan itu dekat, dan hadir dalam setiap detik kehidupan kita. Jangan pernah lelah untuk melihat-Nya dalam segala hal yang kita lakukan,” tutup Pdt. Kukuh.Acara ini pun ditutup dengan semangat yang tak terlupakan, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Bagi mereka, Fellowship Gabungan PWK & PPK GIA Daerah V bukan hanya sekedar pertemuan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperbaharui iman dan menguatkan kebersamaan dalam Tuhan.

No Images Found!

Categories
Liputan Seputar Sinode

Kebaktian Padang Wanita GIA Daerah VII Mengasihi dan Melayani Lebih Sungguh

Kebaktian Padang Wanita GIA Daerah VII Mengasihi dan Melayani Lebih Sungguh

Sabtu, 13 September 2025 Villa Sawah, Bogor menjadi saksi dari kebaktian padang yang penuh makna yang diselenggarakan oleh Wanita GIA Daerah VII. Acara yang dihadiri oleh seluruh anggota wanita dari Gereja Isa Almasih (GIA) Daerah VII ini berlangsung dengan khidmat, penuh semangat, dan tentu saja penuh makna spiritual yang mendalam. Kegiatan ini dimulai pada pukul 10.00 WIB, dengan para peserta yang datang dari berbagai daerah, antusias mengikuti rangkaian acara. Tidak hanya sekadar acara, kebaktian padang kali ini diisi dengan serangkaian kegiatan yang mendorong peserta untuk lebih mengasihi dan melayani sesama.

Pdt. Nehemia Sulistiyanto, M.Th memulai khotbah dengan mengajak jemaat untuk menggali makna penting dari kata-kata Yesus dalam Markus 10 : 44-45. Ketika Yesus berkata, “barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,” ini adalah pembalikan total dari pemahaman dunia tentang kepemimpinan dan kedudukan. Dalam dunia ini, untuk menjadi terkemuka, seseorang sering kali dipandang harus memiliki kekuasaan atau posisi tinggi. Namun, dalam Kerajaan Allah, Yesus menegaskan bahwa terkemuka bukanlah soal status, tetapi soal kerendahan hati dan kesiapan untuk melayani. Pdt. Nehemia menjelaskan bahwa menjadi “pelayan” berarti merendahkan diri dan menempatkan kebutuhan orang lain lebih utama. Seorang pelayan bukan hanya bekerja untuk diri sendiri, tetapi selalu mencari cara untuk memberkati orang lain, bahkan dalam keadaan yang sulit sekalipun. Khotbah ini juga menekankan pentingnya menjadi hamba untuk semuanya. Pdt. Nehemia mengajak seluruh jemaat untuk merenungkan makna dari “semuanya” dalam konteks pelayanan. Tidak hanya melayani orang yang kita kenal atau orang yang bisa memberi timbal balik kepada kita, tetapi kita dipanggil untuk melayani setiap orang, tanpa kecuali.

Hal yang menarik dalam acara kebaktian kali ini adalah sebuah gerakan baru yang diperkenalkan dengan nama “Hamba Untuk Semuanya”. Dalam gerakan ini, peserta diundang untuk bersama-sama mengucapkan komitmen untuk menjadi hamba yang siap melayani, tanpa memandang status, latar belakang, atau kepentingan pribadi. Semua yang hadir diajak untuk berpartisipasi dalam aksi nyata pelayanan kepada sesama, baik dalam komunitas gereja maupun dalam kehidupan sehari-hari. Acara ini tidak hanya berfokus pada ibadah rohani semata, tetapi juga pada pembentukan karakter dan semangat pelayanan yang murni

Villa Sawah yang terletak di kawasan Bogor yang sejuk dan asri menjadi tempat yang ideal untuk menyelenggarakan acara ini. Suasana yang nyaman dan jauh dari hiruk pikuk kota memberikan ruang bagi setiap wanita GIA Daerah VII untuk lebih fokus dalam merenung, beribadah, serta mempererat tali persaudaraan. Momen kebaktian padang ini tidak hanya membawa kekuatan rohani, tetapi juga memperdalam kebersamaan di antara para anggota GIA, meneguhkan rasa solidaritas dan cinta kasih yang kuat. Selama acara, banyak peserta yang mengungkapkan rasa terima kasih dan kegembiraan karena dapat berkumpul dalam satu komunitas yang saling mendukung dan menguatkan. Sebagai penutupan, kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama, memohon berkat Tuhan dalam perjalanan pelayanan yang akan dijalani oleh setiap wanita GIA.

Kebaktian padang ini menyadarkan seluruh peserta bahwa kasih dan pelayanan yang sejati tidak dapat dipisahkan. Wanita GIA Daerah VII kini lebih siap untuk melanjutkan perjalanan iman mereka, membawa pesan kasih Kristus melalui gerakan “Hamba Untuk Semuanya” yang menjadi komitmen mereka bersama. Diharapkan gerakan ini akan terus berkembang dan membawa dampak positif dalam kehidupan masyarakat di sekitar mereka, serta memperluas jangkauan pelayanan gereja. Dengan demikian, Kebaktian Padang Wanita GIA Daerah VII di Villa Sawah pada 13 September 2025 ini menjadi momen bersejarah yang tak hanya mempererat hubungan spiritual antara jemaat, tetapi juga menjadi titik tolak untuk sebuah pelayanan yang lebih sungguh dan berkomitmen.

No Images Found!

Categories
Liputan Seputar Sinode

Retreat PWK GIA D III Dorong Perempuan Jadi Penopang Kuat dalam Pelayanan dan Keluarga

Retreat PWK GIA D III Dorong Perempuan Jadi Penopang Kuat dalam Pelayanan dan Keluarga

Bandungan, 4 September 2025 Sebanyak 116 peserta dari Persekutuan Wanita Kristen (PWK)  GIA Daerah III mengikuti Retreat PWK D III yang diselenggarakan pada 3–4 September 2025 di Rumah Retreat Elika, Bandungan, Jawa Tengah. Acara ini dihadiri oleh Anggota Majelis Daerah III, Pengurus Bagian PWK, serta anggota PWK dari berbagai wilayah se-Daerah III.Retreat kali ini mengusung tema “Wanita Serba Bisa”, dengan dasar firman Tuhan dari Titus 2:3–4. Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Sianny Astuti, M.Pd., yang menekankan pentingnya peran perempuan dalam kehidupan keluarga, gereja, dan masyarakat.

Dalam penyampaian firman, Pdt. Sianny mengingatkan bahwa perempuan bukan hanya pelengkap, tetapi merupakan pribadi yang dikaruniai berbagai peran oleh Tuhan. “Perempuan adalah penopang yang memiliki tugas khusus dan mulia. Firman Tuhan menegaskan bahwa kita dipanggil untuk mendidik, membimbing, dan menjadi teladan,” ujarnya di hadapan seluruh peserta. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa menjadi “wanita serba bisa” bukan berarti harus bisa melakukan semuanya sendiri, tetapi bersedia menjadi alat Tuhan yang taat, mau dibentuk, dan bergantung penuh kepada-Nya. Ia juga mengingatkan agar perempuan tidak terjebak dalam standar dunia yang seringkali menilai perempuan dari penampilan luar atau pencapaian semata.

 Acara retreat ini bertujuan untuk menguatkan kembali identitas dan peran strategis perempuan Kristen di tengah tantangan zaman. Dalam suasana yang sejuk dan penuh kekeluargaan, para peserta mengikuti berbagai sesi rohani, diskusi kelompok, serta kegiatan pembinaan yang membangun. Ketua Panitia Retreat PWK D III menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mendorong setiap perempuan PWK agar terus bertumbuh dalam iman, semakin berani mengambil peran, dan menjadi berkat di manapun mereka berada.

“Melalui tema “Wanita Serba Bisa”, kita ingin mengingatkan bahwa Tuhan telah memperlengkapi setiap perempuan dengan kemampuan yang luar biasa untuk menjadi terang di tengah keluarga dan jemaat,” ujar salah satu pengurus PWK D III. Acara ditutup dengan ibadah penutup dan sesi pengutusan yang mengharukan, mengajak setiap peserta untuk kembali ke tempat masing-masing dengan semangat baru untuk melayani dan mendukung kehidupan keluarga, gereja, serta komunitas dengan kasih Kristus.

No Images Found!

Categories
Liputan Seputar Sinode

Ibadah Penahbisan Pdm. Yehuda di GIA Krangkeng: Simbol Kesatuan dalam Keragaman

Ibadah Penahbisan Pdm. Yehuda di GIA Krangkeng: Simbol Kesatuan dalam Keragaman

Sebuah momen bersejarah dan penuh makna digelar di GIA Krangkeng, Salatiga, pada Minggu, 7 September 2025. Ibadah Penahbisan Pdm. Yehuda resmi dilaksanakan dengan khidmat, dihadiri oleh berbagai unsur penting dalam lingkup pelayanan Gereja Isa Almasih (GIA), serta menampilkan semangat inklusivitas melalui kehadiran jemaat difabel dari Gereja Difabel TPI Bendosari, Salatiga.Acara ini turut dihadiri oleh Anggota Majelis Daerah IV, Departemen Kesaksian dan Pengabdian Sinode GIA, serta perwakilan dari gereja-gereja se-wilayah pelayanan. Ibadah penahbisan menjadi momentum spiritual dan organisasi yang mempertegas komitmen gereja terhadap pelayanan yang merangkul semua kalangan.

Dalam ibadah tersebut, Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Andreas Dwi Nugraha, yang mengangkat tema: “Jangan Membeda-bedakan”. Melalui pesan tersebut, umat diajak untuk hidup dalam kasih Kristus yang melampaui batas-batas perbedaan, termasuk perbedaan kemampuan fisik. Beliau menekankan bahwa iman yang sejati tidak boleh disertai sikap membeda-bedakan, baik berdasarkan status sosial, latar belakang, maupun kondisi fisik. Justru, kasih Kristus seharusnya membawa gereja untuk merangkul yang terpinggirkan, memperhatikan yang terabaikan, dan memulihkan yang terluka.

Hal yang sangat menyentuh dalam ibadah ini adalah kehadiran jemaat difabel dari Salatiga, yang tidak hanya menjadi tamu, tetapi juga bagian integral dari ibadah. Untuk menjembatani komunikasi, ibadah ini disertai dengan penerjemah bahasa isyarat, menandai langkah nyata gereja dalam membangun pelayanan yang inklusif dan ramah disabilitas.Penahbisan ini bukan hanya pelantikan seorang pelayan Tuhan, tetapi juga perayaan akan keberagaman tubuh Kristus.

Pdm. Yehuda, yang kini resmi diteguhkan dalam pelayanannya di GIA Krangkeng, menyampaikan rasa syukur dan tekad untuk melayani dengan hati yang terbuka kepada siapa pun. “Saya percaya, gereja bukan hanya untuk yang kuat dan sempurna secara fisik, tetapi justru untuk semua yang rindu akan kasih dan keselamatan Kristus,” ujarnya usai prosesi penahbisan. Dengan terselenggaranya ibadah ini, GIA Krangkeng telah meneguhkan posisinya sebagai bagian dari gereja yang aktif membangun pelayanan yang inklusif, setara, dan penuh kasih, sejalan dengan semangat pelayanan Kristus yang menyentuh semua lapisan masyarakat.

No Images Found!

Categories
Liputan Seputar Sinode

Tiga Momentum Rohani dalam Satu Ibadah: GIA Jemaat Dr. Cipto Semarang Gelar Ibadah Emiritasi, Penahbisan Pendeta, dan Pendeta Muda

Tiga Momentum Rohani dalam Satu Ibadah: GIA Jemaat Dr. Cipto Semarang Gelar Ibadah Emiritasi, Penahbisan Pendeta, dan Pendeta Muda

Semarang, 28 Agustus 2025, Sebuah momen bersejarah terjadi di Gereja Isa Almasih (GIA) Jemaat Dr. Cipto, Semarang, pada Kamis malam, 28 Agustus 2025.Dalam satu ibadah yang penuh khidmat dan haru, tiga peristiwa penting dilangsungkan sekaligus: Ibadah Emiritasi, Penahbisan Pendeta, dan Penahbisan Pendeta Muda.

Ibadah yang dimulai pukul 18.00 WIB ini berlangsung dengan khidmat di gedung gereja GIA Dr. Cipto, dihadiri oleh jajaran Pimpinan Majelis Pusat Harian Sinode GIA, para anggota Majelis Daerah (MD) II,serta seluruh jemaat lokal. Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Budi Cahyono,dengan tema: “Tetap Setia Meskipun Generasi Berganti.”Dalam khotbahnya, Pdt. Budi menekankan pentingnya kesetiaan dalam pelayanan, terlepas dari perubahan zaman dan generasi. Ia mengingatkan bahwa panggilan Tuhan adalah tetap dan kekal,meskipun wadah pelayannya bisa berganti.

“Generasi boleh berganti,tapi api pelayanan tidak boleh padam.Kesetiaan kita pada Tuhan harus tetap menyala, menjadi terang dan garam bagi dunia,” ujar Pdt. Budi dalam pesannya.

Yang membuat ibadah ini begitu istimewa adalah penyatuan tiga momentum penting dalam satu rangkaian ibadah, momentum Emiritasi sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian seumur hidup,pendeta senior yang telah menyelesaikan masa tugasnya resmi diberi status emeritus yaitu Pdt. Em. Andreas Priyanto Candra dan Pdt.Em.Yohanes Poniman P. Momen ini disambut haru dan penuh rasa hormat dari seluruh jemaat.

Tidak lupa juga momentum hamba Tuhan  yang ditahbiskan secara resmi menjadi pendeta penuh adalah Pdt. Wahyu Supriyanto dan Pdt.Famahato Sandroto, menandai awal pelayanannya sebagai pemimpin rohani yang akan menggembalakan jemaat.Serta Penahbisan Pendeta Muda sebagai bentuk regenerasi dan penguatan pelayanan,dua pemimpin muda juga ditahbiskan adalah Pdm.Hermanus Ndun dan Pdm.Sanita Esra Sitorus, menunjukkan komitmen gereja dalam membangun kesinambungan pelayanan lintas generasi. Ketiga momen ini menjadi simbol kuat dari kesinambungan dan estafet pelayanan dalam tubuh Kristus.

Ketua Majelis Pusat Harian Sinode GIA dalam sambutannya menyatakan rasa syukur atas kesatuan hati dan semangat yang ditunjukkan oleh seluruh unsur gereja. Acara ditutup dengan doa syafaat dan pengutusan, dilanjutkan dengan ramah tamah sederhana bersama seluruh jemaat. Suasana penuh sukacita, syukur, dan semangat baru menyelimuti ibadah malam itu.

No Images Found!

Categories
Liputan Seputar Sinode

GIA Pondok Gede Gelar Momen Bersejarah: Pendewasaan Jemaat, Penahbisan Gembala dan Majelis dalam Satu Ibadah Kudus

GIA Pondok Gede Gelar Momen Bersejarah: Pendewasaan Jemaat, Penahbisan Gembala dan Majelis dalam Satu Ibadah Kudus

Bekasi, 17 Agustus 2025 Suasana penuh sukacita dan kekhidmatan mewarnai Ibadah Raya di GIA (Gereja Isa Almasih) Pondok Gede, Minggu (17/8), yang menjadi saksi dari tiga momen penting dalam perjalanan gereja lokal tersebut: Pendewasaan jemaat GIA Pondok Gede, Penahbisan Gembala Jemaat, dan Penahbisan Majelis.

Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Majelis Pusat Harian (MPH) Sinode GIA, para Gembala Jemaat dari berbagai wilayah, para Majelis, serta seluruh jemaat GIA Pondok Gede yang memadati gedung gereja sejak pagi hari.

Dalam ibadah yang berlangsung dengan khidmat dan penuh pengurapan, Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Andreas Mulyadi, yang juga merupakan salah satu tokoh penting dalam tubuh GIA. Dalam khotbahnya yang bertema “Membangun Jemaat yang Berkualitas”, Pdt. Andreas menekankan bahwa kualitas jemaat tidak bisa dibangun secara instan, melainkan harus berakar kuat pada tiga hal utama: Fondasi yang tepat, materi yang tepat, dan desain yang tepat.

“Tanpa fondasi yang kokoh, materi yang benar, dan desain rohani yang sesuai dengan Firman Tuhan, gereja tidak akan mampu bertumbuh dengan sehat dan kuat,” ungkap Pdt. Andreas di hadapan jemaat yang menyimak dengan antusias.

Yang membuat ibadah ini menjadi istimewa dan bersejarah adalah pelaksanaan tiga agenda besar dalam satu momentum:

Pendewasaan Jemaat GIA Pondok Gede, yang menandai kedewasaan secara organisasi dan rohani jemaat lokal tersebut.

Penahbisan Gembala Jemaat, yang dipercayakan untuk menggembalakan dan memimpin arah pelayanan lokal GIA Pondok Gede.

Penahbisan Majelis, yang akan bertugas sebagai rekan sekerja gembala dalam membangun dan melayani jemaat secara menyeluruh.

 

Ketiga rangkaian peneguhan pelayanan ini berlangsung dalam satu rangkaian ibadah yang dirancang secara liturgis dan spiritual dengan penuh makna. Prosesi penumpangan tangan oleh para pemimpin MPH Sinode GIA menjadi simbol penyerahan dan pengurapan dari Tuhan untuk tugas pelayanan yang baru.

Kehadiran para pemimpin sinode dalam acara ini menjadi bukti dukungan penuh dari GIA pusat terhadap pertumbuhan dan perkembangan gereja lokal di Pondok Gede.

Acara ditutup dengan doa syafaat bersama dan ucapan selamat dari para tamu undangan, dilanjutkan dengan ramah tamah sederhana di lingkungan gereja.

No Images Found!